oleh

Kabid Humas Polda Jawa Timur : 3 Pria Jual Tembakau Gorila dengan Modus Ampuh Lawan Corona Ditangkap

SURABAYA, Mediapolri.id – Polda Jawa Timur meminta tiga pria penjual tembakau. Saat menjajakan, mereka yang mengklaim tembakau dapat meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan virus corona.

Pelaku yakni Fiqih Puja Mahendra atau Kiki (24) warga Anusata, Sawotratap, Gedangan, Sidoarjo. Kemudian Silmi Rahman Gani atau Silga (23) warga Perum Pabean Asri, Sedati, Sidoarjo. Yang satu lagi Norris Laksana Ramadhan (25) warga Tenggilis Timur, Tenggilis Mejoyo, Surabaya.

“Kita membeli narkotika jenis tembakau gorila. Kita melakukan penangkapan terhadap tiga tersangka. Di mana peredarannya dilakukan di wilayah Jawa dan Bali. Di mana tiga tersangka ini sudah dilepaskan aksinya di Jakarta, Bogor, Malang dan Bali, ”kata Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Cornelis M Simanjuntak di Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (30/3/2020).

Dari penangkapan tiga protes, pihaknya mengatur 40 kilogram tembakau gorila. Tembakau ini didapat saat menggeledah kamar kos milik penerima.

“Anggota kami saat penangkapan menemukan tembakau gorila dengan berat 3,2 kilogram. Nah, dari tangkapan pertama ini kemudian dikembangkan, ditemukan kurang 36 kilogram tembakau gorila di kos tersangka. Dan kami melakukan pengembangan dan memperbaiki gorila dengan berat 40 kilogram ini diambil dari Cimahi yang diambil oleh tersangka, ”imbuh Kombes Pol Cornelis.

Kombes Pol Cornelis menyebutkan, penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang mengendus adanya transaksi pembayaran gorila ini. Tiga tersangka ditentukan dengan Pasal 114 dan 112 terkait peredaran narkotika ilegal.

“Dari informasi masyarakat, kemudian anggota kami melakukan perbaikan selama 3 minggu. Lalu dilakukan penggerebekan saat salah satu tersangka berangkat ke salah satu pengiriman barang, kemudian ingin melakukan pengiriman narkotika di Jawa dan Bali. Dari pengembangan dari tim kami, pesta kami saat ini sedang berjalan satu tersangka dari Cimahi, ”lanjut Kombes Pol Cornelis.

Kemudian menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, tembakau gorila itu dijual dengan modus mampu meningkatkan imunitas pengguna untuk melawan corona.

“Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim mengungkap kasus peredaran ganja sintesis atau tembakau gorila dalam waktu atau masa merebaknya virus Corona atau Covid-19. Ini barangkali untuk meningkatkan stamina gairah seks dan imun, ”kata Kombes Pol Trunoyudo.@humas

Komentar

News Feed