oleh

Jual Obat Ilegal Izin Apotik Jenis Hexymer dan Tramadol, Remaja Asal Aceh Diamankan Polsek Curug

TANGERANG – Peredaran pil hexymer dan tramadol di Kabupaten Tangerang semakin mengkhawatirkan. Pasca pemusnahan ribuan butir obat yang masuk golongan G atau obat keras di halaman Mapolresta Tangerang tahun Lalu, polisi kembali mengamankan seorang pengedar pil tersebut di Curug, Sabtu (16/1/2021).

Panit Resmob AKP H.M.Sobri SH.kepada Media polri lewat whatsap mengatakan,mengamankan seorang remaja asal aceh penjaga toko obat hexymer dan tramadol di jalan padat karya Desa curug, Kecamatan curug.

“kami mengamankan barang bukti 100 pil hexymer dan 15 lempeng tramadol,Dari keterangan remaja asal aceh tersebut, polisi mendapatkan informasi barang¬† itu di dapatkan¬† dari Bos nya AWI,”

Kepada petugas, pelaku mengaku baru dua bulan mengedarkan pil yang sering di salah gunakan kalangan remaja tersebut di wilayah Curug dan sekitarnya.

“Namun kami masih menggali keterangan lebih dalam, termasuk mengungkap jaringan pengedar lainnya,”

Sobri menjelaskan, penggunaan kedua pil yang semestinya hanya bisa dikonsumsi berdasarkan resep dokter tersebut sudah mengkhawatirkan, karena sasarannya adalah kalangan remaja dan pelajar,” imbuhnya.

Para pengedar ilegal hexymer dan tramadol dikatakan Sobri dijerat dengan Pasal 196 Junto Pasa 197 Undang-undang Nomor 36/2009 tentang kesehatan. “Ancaman hukumannya pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar, ” ujarnya.

Tambahnya peredaran tertinggi hexymer dan tramadol di Banten rangking tertinggi di Kabupaten Tangerang.@tim

Komentar

News Feed