POLRI

Irwasum Polri Tinjau Dapur MBG Polda Kalteng: Saat Polisi Bukan Hanya Menjaga, Tapi Juga Memberi Makan

0
×

Irwasum Polri Tinjau Dapur MBG Polda Kalteng: Saat Polisi Bukan Hanya Menjaga, Tapi Juga Memberi Makan

Sebarkan artikel ini

Palangka Raya – Suasana berbeda terlihat di halaman belakang Ditlantas Polda Kalimantan Tengah, Senin (7/7/2025). Bukan deretan kendaraan tilang atau pelatihan lalu lintas, melainkan aroma sedap dari dapur besar yang sedang sibuk menyiapkan makanan bergizi untuk masyarakat.

Di tengah kesibukan para petugas dapur yang berpakaian rapi, hadir sosok berpangkat bintang tiga, Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo. Kedatangannya bukan untuk inspeksi biasa, melainkan bentuk apresiasi terhadap semangat Polri memberi makan rakyatnya—melalui program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG).

550x300

“Ini bukan sekadar dapur. Ini adalah simbol empati dan tanggung jawab sosial Polri terhadap masyarakat,” ujar Komjen Dedi sambil meninjau area masak yang dipenuhi peralatan modern dan tenaga terlatih.

Ia didampingi oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Irjen Pol Iman Prijantoro dari Itwasum, Wakapolda Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, serta para pejabat utama lainnya. Di hadapan mereka, Komjen Dedi secara simbolis juga meluncurkan empat dapur MBG baru yang akan beroperasi di Barito Utara, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, dan Kapuas.

“Kita ingin memastikan bahwa anak-anak kita, para lansia, dan siapa pun yang membutuhkan, bisa menikmati makanan sehat tanpa harus memikirkan biaya,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan SPPG MBG di Polda Kalteng bukan hanya cepat, tapi juga berkualitas. Dapur ini memenuhi standar kelayakan dari sisi infrastruktur, perlengkapan, hingga kesiapan SDM yang berdedikasi.

Sebagai bagian dari program prioritas nasional Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, dapur-dapur ini telah menjangkau lebih dari 139 titik di seluruh Indonesia, sebagai bentuk nyata sinergi antara negara dan masyarakat.

“Polri hari ini tidak hanya mengayomi dan melindungi, tapi juga memberi makan dan peduli. Inilah wajah Polri yang humanis,” tambah Komjen Dedi.

Satu per satu, petugas dapur memperlihatkan proses memasak yang higienis dan penuh semangat. Di sudut ruangan, nampak para ibu Bhayangkari turut membantu pengemasan, menjadikan dapur ini tidak hanya sebagai pusat layanan, tapi juga sebagai simbol kekeluargaan.

Dengan penuh harap, Irwasum menyampaikan bahwa keberadaan dapur MBG adalah benteng ketahanan pangan sosial.

“Ini bukan sekadar program, tapi gerakan hati. Kita ingin tak ada lagi anak Indonesia yang belajar dengan perut kosong,” pungkasnya.@red

error: mediapolri.id