oleh

Inilah Sangsi Bagi Pelanggar Aturan PSBB di DKI

JAKARTA, Mediapolri.id – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah berlaku di wilayah DKI Jakarta. Peraturan yang berlaku ini dapat dikenakan sesuai ketentuan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Ancamannya berupa denda Rp 100 juta atau penjara 1 tahun.

Beberapa aturan yang harus dipatuhi selama PSBB di Jakarta yang ditentukan penumpang di dalam transportasi umum atau kendaraan pribadi, hingga diselesaikan jam operasional.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo mengatakan, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat menyetujui PSBB. Seluruh penumpang baik di dalam kendaraan umum atau pribadi.

“Jadi kita juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bisa membahas lebih dalam. Hari Senin kita sudah mulai mengkonfirmasikan lagi dalam hal penindakan terhadap warga yang belum sesuai dengan ketentuan PSBB ini, ”kata Sambodo, Jumat (10/4).

Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, penindakan untuk mereka yang menyetujui aturan PSBB harus diterapkan mulai hari ini. Namun, pengenaan sanksi sesuai dengan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 merupakan upaya hukum terakhir.

“Jadi hari ini, sudah mulai efektif, mereka yang melanggar aturan dan melawan kita kenakan sesuai dengan Pasal 93. Tapi itu upaya terkahir, kita tetap mengutamakan tindakan humanis untuk melawan PSBB,” ucap Yusri.

Sebagai contoh, Yusri menuturkan tidak semua pelanggar dapat dikenakan hukuman seperti yang tertuang dalam Pasal 93.

“Misal di dalam mobil ada empat orang, itu kan tidak boleh, maka anggota nanti akan memberikan pengertian yang harus jaga jarak dan jumlah penumpang membawa. Kita akan turunkan penumpang yang ada di dalam mobil. Jika mereka sesuai, tentu tidak perlu kita diberikan sesuai dengan Pasal 93, ”ujar Yusri.

Yusri menuturkan, pihaknya terus melakukan sosialiasi untuk masyarakat agar dapat menyetujui PSBB. Ia meminta dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar PSBB di Jakarta dapat mentransfer Virus Corona yang semakin meluas.

“Kepada masyarakat di wilayah DKI Jakarta. Sementara tindakan represif adalah tindakan terakhir yang akan dilakukan oleh Polda Metro Jaya dalam penegakkan hukum, ”tutur Yusri.@humas

Komentar

News Feed