BANYUMAS — Kabupaten Banyumas kembali menorehkan capaian membanggakan dalam upaya pemberantasan dan pencegahan narkoba. Berdasarkan Indeks Kota/Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba (IKOTAN), Banyumas meraih skor 3,84 dengan kategori “Sangat Tanggap”, serta menempati peringkat ke-2 tertinggi secara nasional.
Capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen kuat BNN Kabupaten Banyumas bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun sistem penanggulangan narkoba yang komprehensif dan berkelanjutan. Upaya ini mencakup pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, hingga penguatan ketahanan keluarga dan lingkungan pendidikan.
Kepala BNN Kabupaten Banyumas Kombes Pol Iwan Irmawan menyampaikan bahwa capaian IKOTAN tersebut merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor yang dilakukan secara konsisten. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi yang terbangun antara BNN, pemerintah daerah, TNI-Polri, serta partisipasi aktif masyarakat.
“Nilai IKOTAN ini mencerminkan kesiapsiagaan Banyumas dalam menghadapi ancaman narkoba. Namun yang terpenting, capaian ini harus menjadi pemacu untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan perlindungan generasi muda,” ujar Iwan Irmawan.
Ia menegaskan bahwa BNN Kabupaten Banyumas akan terus mengintensifkan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), termasuk melalui edukasi berkelanjutan dan penguatan peran lingkungan sosial. Dengan capaian tersebut, Banyumas diharapkan dapat menjadi contoh nasional sebagai wilayah yang tangguh dan responsif terhadap ancaman narkoba, sekaligus menjaga masa depan masyarakat yang sehat dan produktif.@Tgk Zunet







