KONAWE — Pemerintah Kabupaten Konawe memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Konawe dengan menggelar upacara dan rangkaian kegiatan seremonial yang berlangsung khidmat dan meriah. Dalam momentum tersebut, Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, memaparkan secara terbuka berbagai capaian pembangunan yang telah diraih sepanjang tahun 2025, sekaligus menyampaikan arah kebijakan strategis untuk memperkuat pembangunan daerah ke depan.
Dalam pidatonya di hadapan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya, Bupati menegaskan bahwa usia ke-66 menjadi refleksi perjalanan panjang Kabupaten Konawe dalam membangun fondasi pemerintahan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.
Bupati H. Yusran Akbar menjelaskan bahwa pada tahun 2025, pemerintah daerah memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi. Sejumlah proyek peningkatan jalan kabupaten, pembangunan jembatan penghubung antarwilayah, serta rehabilitasi fasilitas pendidikan dan kesehatan telah direalisasikan secara bertahap.
Menurutnya, peningkatan kualitas infrastruktur berdampak langsung terhadap kelancaran distribusi hasil pertanian dan perikanan, yang menjadi sektor unggulan daerah. Selain itu, pemerintah juga memperluas akses air bersih dan listrik di beberapa desa yang sebelumnya belum terjangkau layanan optimal.
“Pembangunan bukan hanya soal fisik, tetapi tentang menghadirkan kemudahan akses dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.
Dalam sektor ekonomi, Pemkab Konawe mencatat pertumbuhan positif di bidang pertanian, khususnya komoditas padi dan hortikultura. Program bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), penyediaan bibit unggul, serta pendampingan penyuluh dinilai mampu meningkatkan produktivitas petani.
Tak hanya itu, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga mendapatkan perhatian melalui pelatihan kewirausahaan, fasilitasi permodalan, serta promosi produk lokal dalam berbagai pameran tingkat regional.
Bupati menyebutkan bahwa penguatan UMKM menjadi bagian dari strategi memperluas lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.
Di bidang tata kelola pemerintahan, Pemkab Konawe mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Digitalisasi layanan publik mulai diterapkan pada beberapa perangkat daerah guna mempercepat proses administrasi dan meminimalisir praktik birokrasi yang berbelit.
Langkah tersebut, menurut Bupati, sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk membangun kepercayaan publik serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia
Dalam aspek sosial, pemerintah daerah mencatat peningkatan partisipasi sekolah dan perbaikan layanan kesehatan dasar. Program beasiswa bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu serta peningkatan fasilitas puskesmas menjadi bagian dari upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Bupati menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas utama, karena menjadi kunci daya saing daerah di masa mendatang.
Menutup sambutannya, Bupati H. Yusran Akbar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan mendukung agenda pembangunan yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.
Peringatan HUT ke-66 Kabupaten Konawe tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum evaluasi dan proyeksi masa depan daerah. Dengan berbagai capaian yang telah diraih pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Konawe optimistis mampu melanjutkan pembangunan yang inklusif dan berdaya saing.@Saimin.







