LAMPUNG TENGAH – Langit boleh mendung, bumi boleh basah, namun semangat warga Lampung Tengah tak surut sedikit pun. Di tengah guyuran hujan yang membasahi Minggu pagi (29/6/2025), ribuan masyarakat tetap memadati Taman Tugu Canang, Gunung Sugih, mengikuti Festival Bhayangkara yang digelar Polres Lampung Tengah dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79.
Dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Tengah, AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., festival ini menjadi perayaan kebersamaan antara Polri dan rakyat. Jalan sehat dan senam bersama menjadi pembuka acara, menghangatkan tubuh dan hati para peserta yang datang dari berbagai lapisan masyarakat—pelajar, ASN, komunitas lokal, hingga para tokoh daerah.
“Ini bukan sekadar olahraga pagi, ini adalah bukti cinta masyarakat terhadap Polri. Hujan tak menjadi penghalang, justru memperkuat semangat,” ungkap Iptu Tohid Suharsono, Kasi Humas Polres Lampung Tengah.
Semarak festival semakin terasa dengan kehadiran artis ibukota yang menghibur dari panggung utama, membuat suasana meriah meski langit terus menitikkan hujan. Tak kalah menarik, beragam hadiah mulai dari sepeda motor, sepeda listrik, televisi, hingga mesin cuci disiapkan sebagai doorprize untuk para peserta yang beruntung.
Di sekeliling area, berjejer stand UMKM lokal dan kuliner rakyat yang menyajikan cita rasa khas Lampung Tengah. Ada pula ajang komunitas seperti sepeda ontel, motor antik, dan mobil klasik yang menambah warna festival. Layanan perpanjangan SIM juga disediakan sebagai bentuk nyata pelayanan Polri yang mendekatkan diri pada masyarakat.
“Festival ini bukan hanya hiburan, tapi momentum mempererat simpul kepercayaan antara Polri dan rakyatnya,” tambah Iptu Tohid.
Di bawah payung dan jas hujan, para peserta tetap tersenyum, menari dalam semangat Hari Bhayangkara. Di bawah langit kelabu, tampak jelas: kehangatan itu tak selalu datang dari sinar matahari—kadang dari guyuran hujan yang disambut dengan kebersamaan.
Festival Bhayangkara 2025 di Lampung Tengah membuktikan satu hal: hujan boleh turun, tapi cinta masyarakat terhadap Bhayangkara tetap mengalir deras, hingga peringatan puncak pada 1 Juli nanti. @tgk sultan







