oleh

Hari Pertama, Satlantas Polres Metro Depok Tilang 300 Pelanggar Masuk Jalur Cepat Jalan Margonda

Depok, MEDIAPOLRI – Satlantas Polresta Depok mulai memberlakukan penindakan bagi motor dan angkot yang masuk di jalur cepat Jalan Margonda, Depok. Hari pertama penindakan sejak pagi hingga siang sudah ada 300-an motor dan angkot yang ditilang.

“Yang jelas untuk sampai sekarang ini, kurang-lebih 300-an (yang ditilang),” kata PS Kanit Turjawali Satlantas Kota Depok Iptu Nanang Wahyu Wibowo, Selasa (18/8/2020).

Nanang mengatakan, dari angka tersebut, mayoritas pelanggar adalah sepeda motor. Para pemotor beralasan terburu-buru sehingga menggunakan jalur cepat Jalan Margonda.

“Paling banyak didominasi kendaraan roda dua (sepeda motor) masuk jalur cepat. Rata-rata pasti ingin buru-buru,” tambahnya.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut, polisi menindak 6 mobil pribadi di jalur cepat. Para pemobil ditilang lantaran tidak menggunakan sabuk pengaman saat berkendara.

“Mobil pribadi dalam penindakan ada 9. Salah satunya kalau mobil pribadi adalah (tidak menggunakan) sabuk keselamatan. Mobil pribadi di jalur cepat boleh,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nanang mengatakan penindakan dilakukan di sepanjang Jalan Margonda, Depok. Titik penindakan ada di 6 titik.

Total ada 25 personel yang dikerahkan untuk melakukan penindakan ini. Sementara itu, Nanang mengungkap alasan penindakan dilakukan pada pukul 09.00 WIB.

“Kalau jam pagi, kita melaksanakan layanan prima untuk masyarakat pada pagi hari, masyarakat yang mau ke Jakarta kita perlancar dulu. Kalau sudah jam 09.000 WB kan harusnya mereka sudah ke tempat kerja dan kantor masing-masing,” terangnya.

Para pelanggar akan dikenai sanksi tilang dengan denda maksimal Rp 500 ribu karena melanggar rambu. Untuk diketahui, saat ini sudah terpasang rambu untuk kanalisasi motor dan angkot ini.

Sebelumnya, Kasat Lantas Wilayah Depok Kompol Erwin Aras Genda mengatakan kanalisasi angkot dan motor di jalur lambat Jalan Margonda ini berlaku 24 jam setiap hari, tidak terkecuali pada saat weekend. Saat ini, penindakan dilakukan secara manual.

“Kalau e-TLE sudah dipasang, maka pelaksanaan 7 hari kerja dan 24 jam,” kata Erwin.@humas

Komentar

News Feed