POLRI

Gugah Spirit Adat, BNN Nyalakan Obor Desa Bersinar di Bali

0
×

Gugah Spirit Adat, BNN Nyalakan Obor Desa Bersinar di Bali

Sebarkan artikel ini

DENPASAR – Suasana hangat dan penuh makna terasa di Wantilan Desa Adat Kelan, Badung, Bali, kala Kepala BNN RI, Komjen Pol. Marthinus Hukom, hadir dalam sebuah peristiwa penting: penguatan Program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) menuju Bali Bersinar. Bukan sekadar seremonial, kegiatan ini menjadi titik temu antara semangat pemberantasan narkoba dan kekuatan adat Bali yang selama ini menjadi penjaga nilai dan jati diri masyarakat.

Di hadapan unsur OPD, tokoh adat, dan masyarakat Kelurahan Tuban, pesan yang disampaikan menggema jelas: narkoba adalah ancaman nyata yang tak hanya merusak tubuh, tapi juga menghancurkan akar budaya. “Bali punya kekuatan yang tak dimiliki daerah lain: adat yang kuat dan komunitas desa yang guyub. Ini adalah tameng kita,” ujar Marthinus penuh keyakinan.

550x300

Mewakili Gubernur Bali, Kepala Kesbangpol Provinsi Bali, Gede Suralaga, pun menegaskan bahwa meskipun Bali terkenal di mata dunia, popularitas itu datang dengan risiko besar. “Citra Bali bisa hancur jika narkoba dibiarkan merajalela. Karena itu, nilai luhur dan adat adalah benteng utama yang harus kita perkuat,” katanya. Pemerintah Provinsi Bali pun memberikan apresiasi tinggi atas sinergi seluruh elemen dalam penguatan Desa Bersinar.

Tak hanya wacana, gerakan ini menyasar tujuh desa/kelurahan yang kini jadi lokomotif perubahan: Kelurahan Tuban, Desa Pemecutan Kaja, Desa Dalung, Desa Saba, Kelurahan Semarapura Klod, Desa Purwa Kerthi, dan Desa Pangkungparuk. Mereka akan jadi pionir perlawanan berbasis komunitas terhadap peredaran gelap narkoba.

Dengan dukungan tokoh adat, perangkat desa, dan masyarakat, Desa Bersinar di Bali bukan sekadar mimpi. Ia sedang dibangun bukan dengan beton, tetapi dengan semangat gotong royong dan kearifan lokal yang telah berakar sejak zaman leluhur. Karena di Bali, adat bukan sekadar warisan ia adalah pelindung.@Tgk Sultan

error: mediapolri.id