oleh

Gempa Bumi Di Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku

MALUKU, Mediapolri – Gempa bumi terjadi pada hari Kamis pukul 09:51:20 WIB. Berdasarkan informasi dari BMKG, lokasi pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 3,43°LS dan 131,11°BT, dengan magnitudo (M5,4) pada kedalaman 15 km, berjarak sekitar 78,7 km tenggara Kota Bula (ibu kota Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku). Berdasarkan data dari _The United States Geological Survey_ (USGS), Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 3,494°LS dan 131,251°BT, pada kedalaman 10 km dengan magnitudo (M5,2). Menurut informasi dari _GeoForschungsZentrum_ (GFZ), Jerman, lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 3,46°LS dan 131,05°BT, pada kedalaman 42 km dengan magnitudo (M5,2).

Wilayah-wilayah yang terletak dekat dengan sumber gempa bumi adalah Pulau Seram bagian timur yang disusun oleh batuan berumur Pra Tersier (terdiri – dari batuan metamorf), Tersier (terdiri – dari batuan sedimen dan batugamping) dan Endapan Kuarter (terdiri – dari endapan pantai dan aluvial). Sebagian batuan berumur Pra Tersier dan Tersier tersebut telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan berumur Pra Tersier dan Tersier yang telah mengalami pelapukan tersebut bersifat urai, lunak, lepas, belum kompak _(unconsolidated_) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan guncangan gempa bumi. Selain itu morfologi terjal yang tertutup oleh batuan berumur Pra Tersier dan Tersier yang telah mengalami pelapukan akan berpotensi terjadi gerakan tanah bila dipicu guncangan gempabumi kuat di daerah Kabupaten Seram Bagian Timur.

Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, maka kejadian gempa bumi tersebut diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas sesar aktif yang terletak di timur Pulau Seram yang diperkirakan berarah relatif barat laut – tenggara

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyampaikan Hingga saat ini belum ada informasi korban jiwa dan kerusakan bangunan yang diakibatkan oleh kejadian gempa bumi ini. Guncangan gempa bumi dirasakan di daerah Bula dan Geser (Kabupaten Seram Bagian Timur) pada skala intensitas III MMI _(Modified Mercally Intensity). Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena meskipun pusat gempa bumi terletak di laut, namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu terjadinya tsunami.

Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami dan agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diperkirakan kekuatannya lebih kecil. (30/7/2020)

@DH/Rina

Komentar

News Feed