oleh

Gegara Gak Boleh Poligami Warga Tapanuli Selatan Nekat Gantung Diri

TAPSEL – Tapanuli Selatan, Sumut – Miris, akibat tidak diizinkan untuk poligami, HS (35) seorang pria warga Dusun Sikail-kail, Desa Huta Ginjang, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan tewas gantung diri.

Kasat Reskrim Polres Tapsel, AKP Paulus mengatakan, korban ditemukan tewas oleh petani yang sedang menyadap pohon karet di kebun pada Minggu (31/10/2021), sekitar pukul 11.00 WIB. Menurut Paulus korban sudah meninggalkan rumah sejak Jumat (28/10/21) sekitar pukul 01.00 WIB.

“Para saksi mengaku sempat melakukan pencarian, namun tidak ketemu,” ujar AKP Paulus, Senin (01/11/21).

Selanjutnya, pada Minggu (31/10/21) pukul 10.00 WIB, saksi bernama Rokta Waruhu yang hendak mengambil peralatan di dapur gubuknya, terkejut melihat seorang pria dewasa sudah tergantung di dalam.

Melihat kejadian tersebut, Waruhu berlari keluar dan memberitahukan warga sekitar.

“Atas penemuan mayat yang dimaksud, Kepala Desa Hutaginjang melaporkan ke Polri, Polpos Pargarutan, dan Polsek Sipirok pukul 12.00 WIB,” ungkap Paulus.

Dari pemeriksaan para saksi, diketahui bahwa HS hendak poligami karena tak juga memilik keturunan dari sang istri.

“Korban telah beberapa kali melakukan upaya bunuh diri dikarenakan istrinya tidak mengizinkan untuk kawin lagi dengan alasan belum ada keturunan,” sambungnya.

AKP Paulus menjelaskan, HS ditemukan gantung diri dengan menggunakan selendang warna merah jambu yang diikat dengan tiang atap gubuk.@net

Komentar

News Feed