oleh

Gedung SDN Tanah Tumbuh Hancur, Disdik Aceh Diminta Bertanggung Jawab

ACEH – Mediapolri.id. Sebuah Gedung Belajar SDN Tanah Tumbuh yang terletak di Desa Tanah Tumbuh, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam saat ini kondisinya hancur dan tidak dapat di fungsikan samasekali untuk tempat belajar mengajar sebagaimana layaknya gedung belajar sekolah lainnya.

Dasar keterangan Mihardi, Selasa, 16/2/2021 salah seorang Kasi di Disdikbud Kota Subulussalam, bangunan SDN Tanah Tumbuh itu di dirikan pada tahun 2017 dari sumber dana Otsus dengan besaran Anggaran Rp. 600.000.000,- ( Enam Ratus Juta Rupiah ) rangkap dengan biaya pengadaan Mobiler. Sementara Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ) saat itu Saudara Mizan dari Disdik Aceh. Ungkapnya.

H. Irwan Yasin, SHi yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Subulussalam pada saat gedung SDN Tanah Tumbuh itu dilaksanakan saat dikonfirmasi awak media ini, 14/2/2021 via WhatsApp mengatakan Kota Subulussalam hanya sebagai penerima manfaat. Sementara PPK, PPTK, serta Pengawas Proyek tersebut diambil alih oleh Disdik Aceh. Jadi bila kondisi gedung sekarang hancur dan tidak dapat dipergunakan, silahkan tanyakan kepada Disdik Aceh, ” Pungkasnya.

Sesuai arahan Irwan Yasin mantan Kadisdik Kota Subulussalam tersebut, awak media ini kemudian menghubungi Al Hudri Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Selasa, 16/2/2021 via WhatsApp.

Dalam percakapan awak media ini dengan Plt. Kadisdik Aceh pada ada awalnya beliau mengatakan pendidikan jenjang SD/SMP dibawah kewenangan Dusdik Kab/Kota, namun setelah diberitahukan Proyek pembamgunan gedung SDN Tanah Tumbuh tersebut di tahun 2017 dan sumber dananya dari Otsus, dengan singkat belau menjawab dirinya baru hitungan minggu menjabat dan akan mengecek ulang segala sesuatu yang berkaitan dengan gedung tersebut. Tutupnya menerangkan.

Kamsih selaku Kabid Bina Program Disdikbud Kota Subulussalam ditahun 2017, Rabu,17/2/2021 membenarkan apa yang dikatakan H. Irwan Yasin mantan Kadisdik Kota Subulussalam bahwa semua diambil alih oleh Disdik Aceh baik sebagai PPK, PPTK, dan Pengawas. Sementara Disdik Kota Subulussalam hanya sebagai penerima manfaat.

Publik. Khususnya Masyarakat Desa Tanah Tumbuh meminta kiranya Disdikbud Aceh bertanggung jawab atas hancur dan tidak dapat dimanfaatkannya Gedung Belajar Mengajar SDN Tanah Tumbuh.@Sabirin Siahaan.

IMG 20210218 WA0008

Komentar

News Feed