POLRI

Duduak Basamo Jo Insan Pers , Kapolda Sumbar Buka Ruang Kritik dan Perang terhadap Narkoba

0
×

Duduak Basamo Jo Insan Pers , Kapolda Sumbar Buka Ruang Kritik dan Perang terhadap Narkoba

Sebarkan artikel ini
Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, menyampaikan sambutan saat kegiatan "Duduak Basamo" bersama insan pers se-Sumatera Barat di Padang, Rabu (5/8/2026). Dalam forum silaturahmi tersebut, Kapolda menegaskan komitmen memperkuat sinergi dengan media sekaligus memastikan tidak ada toleransi bagi anggota Polri yang terlibat penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.

PADANG – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan antara jajaran Polda Sumatera Barat dengan para pemimpin redaksi, organisasi profesi pers, serta jurnalis media cetak, elektronik, dan online se-Sumatera Barat di Restoran Suaso, Padang, Rabu (5/8/2026).

Pertemuan yang dipimpin langsung Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., itu bukan sekadar ajang silaturahmi. Forum tersebut menjadi ruang terbuka untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan media dalam menjaga keamanan serta menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

550x300

Didampingi para Pejabat Utama Polda Sumbar, di antaranya Kabid Humas Kombes Pol. Susmelawati Rosya, Dirkrimsus, dan Wadirlantas, Kapolda mengawali sambutannya dengan mengenang perjalanan kariernya di Ranah Minang. Ia mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat karena pernah bertugas sebagai perwira pertama di Polres Padang hingga menjabat Kapolsek Tanah Datar dan Payakumbuh sebelum kini kembali memimpin Polda Sumbar.

Menurut Kapolda, media memiliki peran strategis yang tidak dapat dipisahkan dari tugas kepolisian. Karena itu, ia menegaskan Polda Sumbar membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi insan pers untuk berdiskusi, memberikan masukan, hingga menyampaikan kritik yang membangun.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan media untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus membangun situasi kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol. Djati juga menyampaikan pesan tegas kepada seluruh jajaran agar tidak terlibat dalam pelanggaran hukum, terutama penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada anggota yang mencoreng nama baik institusi. Bahkan, pejabat setingkat direktur maupun kapolres akan diberhentikan apabila terbukti terlibat kasus narkoba.

Selain itu, Kapolda menginstruksikan seluruh kapolres dan kepala satuan kerja untuk bertindak tegas terhadap berbagai persoalan yang meresahkan masyarakat, mulai dari aktivitas tambang ilegal, pelanggaran lingkungan, hingga berbagai bentuk tindak kriminal.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya mengapresiasi kehadiran para pimpinan media dan jurnalis. Ia menilai kemitraan yang terjalin selama ini menjadi modal penting dalam menghadirkan informasi kepolisian yang objektif, cepat, dan dapat dipercaya masyarakat.

“Kami akan terus membuka ruang komunikasi dan memperkuat kolaborasi dengan insan pers agar setiap informasi terkait pelayanan maupun penegakan hukum dapat tersampaikan secara akurat,” katanya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan dialog interaktif dan diskusi terbuka. Berbagai masukan serta kritik konstruktif dari para jurnalis menjadi bekal bagi Polda Sumbar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat transparansi dalam menjalankan tugas kepolisian.@Red

error: mediapolri.id