POLRI

Dorong Digitalisasi Administrasi, Setum Polda Bali Gencarkan Sosialisasi Aplikasi Astina

0
×

Dorong Digitalisasi Administrasi, Setum Polda Bali Gencarkan Sosialisasi Aplikasi Astina

Sebarkan artikel ini

DENPASAR – Di era serba digital, Polda Bali terus berbenah. Melalui Sekretariat Umum (Setum), Polda Bali menggelar Analisa dan Evaluasi (Anev) Naskah Dinas serta Sosialisasi Aplikasi Astina (Aplikasi Sistem Terpadu Informasi dan Analisa) Polri Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Presisi Polda Bali, Selasa (21/10/2025), dan diikuti oleh personel dari tingkat Polsek hingga Satker Polda.

Kasetum Polda Bali, AKBP Dra. Herini, menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Bali untuk meningkatkan tata kelola administrasi agar lebih cepat, akurat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

550x300

“Melalui Aplikasi Astina, Mabes Polri mendorong digitalisasi sistem surat menyurat agar lebih efisien dan terintegrasi. Ini bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang membangun budaya kerja baru yang lebih profesional dan modern,” ujar AKBP Herini.

Ia menjelaskan, penerapan aplikasi ini mengacu pada Keputusan Kapolri Nomor: KEP/1242/VIII/2025 dan Peraturan Kapolri Nomor 3 Tahun 2025 tentang penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) di lingkungan Polri. Langkah tersebut menjadi wujud nyata transformasi menuju administrasi tanpa kertas (paperless office) di tubuh kepolisian.

Sejak mulai diimplementasikan pada Januari 2024, Aplikasi Astina telah membantu mempercepat proses surat-menyurat, menekan penggunaan kertas, sekaligus meningkatkan keamanan serta efisiensi dalam pengelolaan dokumen.

“Dengan sistem digital ini, kita tidak hanya memangkas waktu dan biaya, tapi juga menjaga arsip agar lebih aman dan mudah diakses,” tambahnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Setum Polda Bali berharap seluruh jajaran semakin siap menghadapi era administrasi modern, di mana pelayanan publik dan manajemen dokumen harus berjalan cepat, transparan, dan berbasis teknologi.

Polda Bali melangkah menuju administrasi presisi lebih ringkas, lebih cerdas, dan ramah lingkungan.@Red 

error: mediapolri.id