INDRAMAYU – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus gencar melakukan program normalisasi waduk. Salah satunya adalah Waduk Bojongsari di Kecamatan Indramayu, yang selama ini mengalami pendangkalan akibat sedimen dan ditumbuhi enceng gondok. Normalisasi dilakukan untuk mengembalikan fungsi waduk sebagai penampung banjir, penyerap air, serta penyedia suplai air bersih bagi PDAM.
Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Indramayu, Warhadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Bupati Lucky Hakim dalam menata infrastruktur wilayah. Normalisasi dikerjakan oleh CV. Mata Baswara dengan kontrak senilai Rp399.204.000 yang bersumber dari APBD 2025, dengan waktu pelaksanaan 75 hari kalender.
“Saat ini pekerjaan masih berjalan, dan kami terus melakukan pengawasan serta berkoordinasi dengan pihak pelaksana agar hasilnya maksimal,” ujar Warhadi, Kamis (28/8/2025).
Masyarakat sekitar menilai program ini sangat tepat, mengingat waduk telah lama dangkal dan dipenuhi tanaman liar. Salah satu warga Bojongsari, Yt, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah daerah serta Bupati Lucky Hakim.
“Kami mendukung penuh pembangunan ini. Semoga Bapak Bupati selalu sehat dan diberi kemudahan dalam menjalankan amanahnya. Program ini adalah bukti kepemimpinan yang merakyat, sejalan dengan visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong),” ucapnya.
Sementara itu, pihak pelaksana proyek memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana. Mereka juga memberdayakan warga sekitar untuk ikut bekerja di lapangan sebagai bentuk kepedulian sosial.
Dengan adanya normalisasi ini, Waduk Bojongsari diharapkan kembali berfungsi optimal sebagai infrastruktur vital dalam pengendalian banjir dan penyediaan air bersih di wilayah Indramayu.@Jarot







