oleh

Diduga Pelaku Penangkapan Ikan di Perairan Laut Rote Ndao NTT Gunakan Bahan Peledak

ROTE NDAO – Bhabinkamtibmas Desa Oeseli Brigpol Marsel B. W. Henuk mendapat informasi melalui telpon dari warga bahwa adanya aktifitas penangkapan ikan di Perairan Laut Rote Ndao NTT Dengan Menggunakan Bahan Peledak (Bom Ikan). Jumat, (13/11/20).

Mendapat informasi tersebut kemudian brigpol Marsel bersama dengan nelayan untuk mengecek langsung lebih dekat di sekitaran perairan batu HELIANA, dan ternyata memang benar sedang terjadi kegiatan bom ikan dengan menggunakan bahan peledak dan menemukan banyak ikan mati terapung diatas air laut.

Dengan adanya kejadian tersebut kemudian Brigpol Marsel Henuk segera melaporkan kejadian tersebut kepada kapolsek Rote Barat Daya dan Kanit Reskrim Polsek.

Kemudian sekitar pukul 13.40 wita, kanit Reskrim Polsek Rote Barat Daya Bripka Ricky Henuk langsung menuju ke Desa Oeseli untuk mencari tahu informasi yang di sampaikan bahwa ada warga masyarakat yang menangkap ikan dengar cara gunakan bahan peledak bom, sehingga banyak ikan di temukan mati.

Setiba di desa Oeseli, Brigpol Marsel Henuk dan Bripka Ricky Henuk langsung menuju ke TKP di perairan Batu HELIANA dengan menggunakan perahu motor/body milik warga nelayan setempat.

Sekitar pukul 13.50 wita, petugas melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku yang hendak melarikan diri dengan mengunakan perahu motor/body menuju ke arah LANDU.

Sekitar hampir 1 jam drama pengejaran oleh petugas terhadap para terduga pelaku berakhir dengan berhasil dihentikannya perahu tersebut dan langsung diamankan.

Dari kejadian tersebut berhasil diamankan 3 orang terduga pelaku beserta Barang Bukti. Jakob Boak, Anias Reasie, Darma Nalle yang berasal dari rote barat daya NTT.

Barang Bukti yang di sita berupa, 1 unit perahu motor/body, 1 buah kompresor, Selang kompresor warna kuning, 2 buah kaki bebek, 1 buah Snorkel, 3 buah kacamata selam dan 1 buah regulator.

Dari hasil interogasi awal di TKP, didapati bahwa pelaku atas Nama Jakob Boak adalah orang/pelaku yang membuat dan menyimpan Bahan Peledak di tempat tinggalnya di Deranitan Desa Doloasi, kec. Rote Barat Daya.
Sehingga anggota Sat Reskrim bersama anggota Sat Polair yang dipimpin langsung oleh Kasat Polair, Iptu Yosep Suyinto Solollur, langsung menuju ke rumah Jakob Boak sekitar pukul 17:30 wita, untuk mengambil Barang Bukti yang digunakan sebagai bahan untuk membuat Bahan Peledak tersebut.

Setibanya di kediaman Jakob Boak didapati sejumlah Barang Bukti berupa, 9 buah botol kaca bekas, 15 buah kaleng alumunium bekas, 3 bungkus plastik pupuk calcium ammonium nirate, bermerk “cantik”, Tumpukan bungkus korek api bekas, Tumpukan anak lidi korek api, 1 lembar terpal warna hitam dan 1 gulungan benang/sumbu.

Saat ini Pelaku dan Barang Bukti sudah diamankan di Mako Polres Rote Ndao NTT sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.

Para terduga pelaku akan dikenakan Pasal 84 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) UU No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah di ubah dan di tambah dengan UU No. 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. Informasi yang sampaikan oleh Kasubbag Humas Polres Rote Ndao NTT Aiptu Anam Nurcahyo, S.I.P ,”Pungkasnya@(Oscar).

Komentar

News Feed