POLRI

Diburu Se-Eropa, Berakhir di Bali: Polri Tangkap Buronan Rumania Paling Berbahaya

0
×

Diburu Se-Eropa, Berakhir di Bali: Polri Tangkap Buronan Rumania Paling Berbahaya

Sebarkan artikel ini

DENPASAR — Pelariannya lintas negara akhirnya terhenti di Pulau Dewata. Operasi gabungan Polri melalui Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) bersama Polda Bali sukses meringkus seorang warga negara asing (WNA) asal Rumania yang masuk daftar Interpol Red Notice dan dikenal sebagai buronan paling dicari di Eropa sejak 2023.

Keberhasilan ini diungkap dalam konferensi pers di ruang Ditreskrimum Polda Bali, Selasa (20/1/2026), yang dipimpin Sekretaris NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri Brigjen Pol. Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H., didampingi didampingi Kabagjatranin Set NCB Kombes Pol Ricky Purnama S.I.K., M.H., Dirreskrimum Polda Bali Kombes Pol Dr. I Gede Adhi Mulyawarman S.I.K., S.H., M.H., dan Kabid Humas Kombes Pol Ariasandy S.I.K.,

550x300

Buronan berinisial ZCC (33), WNA Rumania, ditangkap setelah operasi intelijen dan pelacakan intensif selama tiga hari di wilayah hukum Polda Bali. ZCC merupakan tokoh utama dalam kasus pembunuhan berencana dan perampokan brutal yang mengguncang publik Rumania.

Kejahatan tersebut terjadi pada 6 November 2023 di Kota Sibiu, Rumania, saat ZCC bersama komplotannya menyusup ke rumah seorang pengusaha, melakukan penyiksaan ekstrem hingga korban meninggal dunia, serta mengancam anak korban dengan senjata api. Para pelaku kabur membawa jam tangan mewah senilai 200.000 Euro.

Dua rekan ZCC telah lebih dulu ditangkap di Irlandia dan Skotlandia dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Sementara ZCC menjadi target utama buronan internasional setelah Pengadilan Sibiu menerbitkan surat perintah penangkapan pada 19 November 2023.

ZCC diketahui masuk Indonesia pada 14 November 2023 dari Chengdu, Tiongkok, melalui Bandara Soekarno-Hatta. Ia sempat terdeteksi mencoba keluar Indonesia menggunakan rencana penerbangan Denpasar–Kuala Lumpur, namun tidak tercatat dalam data perlintasan keimigrasian.

Informasi krusial datang dari NCB Bucharest melalui penelusuran media sosial yang mengindikasikan ZCC masih berada di Bali. Berbekal data tersebut, kembali melakukan pencarian sejak 12 Januari 2026, hingga akhirnya ZCC diringkus pada 15 Januari 2026.

Brigjen Pol. Untung menegaskan, penangkapan ini menjadi bukti konkret komitmen Indonesia dalam kerja sama keamanan global.

“Indonesia bukan tempat yang aman bagi buronan internasional. Sinergi Polri dan Interpol menunjukkan respons cepat dan profesional terhadap kejahatan lintas negara,” tegasnya.

Saat ini ZCC menjalani pemeriksaan intensif di Polda Bali sebelum proses penyerahan ke otoritas Rumania untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Polri juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap WNA yang mencurigakan. Buronan internasional umumnya terlibat kejahatan serius seperti penipuan, kejahatan siber, narkotika, perdagangan orang, hingga pencucian uang.

Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada tawaran bisnis, investasi, pekerjaan, atau hubungan personal dengan janji keuntungan tidak wajar, penggunaan identitas palsu, serta permintaan merahasiakan aktivitas tertentu.

Jika menemukan indikasi mencurigakan, segera laporkan ke kepolisian terdekat atau kanal resmi Polri. Jangan bertindak sendiri demi keselamatan bersama.

Polri menegaskan komitmennya menjaga keamanan nasional dan global bersama masyarakat, menghadang kejahatan transnasional sejak dini.@Tgk Zunet

error: mediapolri.id