POLRI

Dengan Tradisi Pedang Pora di Polres Bone: Purnabakti Dilepas dengan Kehormatan dan Tradisi Penuh Makna

0
×

Dengan Tradisi Pedang Pora di Polres Bone: Purnabakti Dilepas dengan Kehormatan dan Tradisi Penuh Makna

Sebarkan artikel ini

POLRES BONE — Halaman Mapolres Bone berubah menjadi ruang penuh keharuan, Jumat (28/11/2025), saat jajaran Polres Bone menggelar Upacara Tatap Muka Purnawirawan dan Wredatama serta Wisuda Purnabakti Anggota Polri/PNS Polri. Prosesi yang sarat makna ini menjadi penutup perjalanan panjang para Bhayangkara yang telah menuntaskan masa baktinya kepada institusi Kepolisian.

Kabag Ops Polres Bone Kompol Burhanuddin, S.H., tampil mewakili Kapolres Bone untuk memimpin jalannya upacara. Hadir pula para pejabat utama, Kapolsek jajaran, dan pengurus Purnawirawan Polri Cabang Bone, memperlihatkan kebersamaan dan penghargaan yang melekat kuat dalam keluarga besar Polri.

550x300

Momen paling ditunggu muncul ketika rangkaian pedang pora dibuka. Plt. Kasattanhti Polres Bone, Iptu Muchtar Djaya, S.H., memimpin formasi pasukan dengan penuh wibawa. Satu per satu purnabakti berjalan melewati gerbang pedang pora, simbol penghormatan tertinggi bagi mereka yang telah puluhan tahun mengabdi tanpa pamrih.

Namun yang membuat suasana makin menyentuh adalah prosesi pengantaran para purnabakti menggunakan becak, sebuah tradisi sederhana namun kaya makna. Becak yang mengantar pulang mereka seolah menjadi simbol bahwa pengabdian tidak selalu ditutup dengan kemegahan, tetapi dengan pulang ke masyarakat tempat mereka selama ini menjaga keamanan dan ketertiban.

Kabag SDM Polres Bone Kompol Arsyad, selaku ketua panitia pelaksana, menyampaikan penghargaan yang mendalam atas dedikasi para purnawirawan.

“Pedang pora bukan sekadar rangkaian seremonial, tetapi bentuk penghormatan tulus kepada senior yang telah mengabdikan hidupnya sebagai Bhayangkara. Jasa mereka adalah bagian dari sejarah Polres Bone,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara generasi aktif dan senior yang telah menuntaskan masa tugasnya.

“Para purnawirawan adalah guru bagi kami. Nilai yang mereka tanamkan tidak akan pernah hilang dan akan terus menjadi pedoman bagi generasi penerus,” tambahnya.

Upacara pelepasan purnabakti di Polres Bone berlangsung hangat, penuh kekeluargaan, dan meninggalkan kesan emosional mendalam bagi seluruh peserta. Tradisi pedang pora dan simbolik pengantaran menggunakan becak menjadi penanda bahwa di balik seragam, Polri juga memiliki rasa, sejarah, dan penghormatan yang tak lekang waktu.@Tamrin

error: mediapolri.id