oleh

CropLife Indonesia Beri Penghargaan Kepada Polres Subang Atas Prestasi

SUBANG – Penghargaan diberikan Direktur Eksekutif CropLife Indonesia Agung Kurniawan kepada Kepala Polres Subang AKBP Aries Kurniawan Widiyanto, dan Kasat Reskrim Polres Subang AKP M Wafdan Muttaqin. Kamis, (05/11/20).

Crop Life adalah asosiasi pertanian bersifat Nirlaba untuk pestisida dan benih, yang beranggotakan delapan perusahaan, di antaranya, Bayer, Duppont, Basf, Dow, Fmc, Monsanto, Syngenta, dan Nufarm.

Direktur Eksekutif CropLife Indonesia Agung Kurniawan mengucapkan terima kasih kepada Polres Subang terutama Kapolres Subang dan Kasat Reskrim serta jajarannya atas pengungkapan pemalsuan pestisida.

“CropLife akan menjadikan Polres Subang sebagai contoh kepada wilayah lain,” ucap Agung Kurniawan di sela-sela pemberian penghargaan di Mapolres Subang, Kabupaten Subang.

Untuk itu, Agung berencana akan mengunjungi ke beberapa Dinas Pertanian untuk mengecek ada tidaknya kejadian pemalsuan pestisida di daerah lain.

“Apabila ada agar ditindaklanjuti karena hal ini akan merugikan petani dan produksi pertanian,” ucapnya.

CropLife melakukan kerja sama bersinergi untuk memberantas, apabila ada kejadian seperti halnya yang dilakukan Polres Subang.

Sementara itu, Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan Widiyanto berterima kasih atas apresiasi dan penghargaan dari CropLife Indonesia kepada Polres Subang.

Semoga kasus ini tidak terjadi di wilayah lain dan kami akan coba koordinasi dengan Dinas Pertanian dan bersinergi antara TNI-Polri untuk sosialisasi ke petani,” ucapnya.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Subang menangkap BW (41), warga asal Kecamatan Binong, Kabupaten Subang. BW ditangkap polisi karena memproduksi dan mengedarkan obat-obat pertanian (pestisida) palsu.

BW melakukan pemalsuan pestisida berbagai merek, di antaranya, merek Dupont Pexalon 106 SC, merek Regent 50 SC, dan merek Roundup 486 SL.

Tersangka mengaku memalsukan pestisida sejak 4 bulan lalu. Setiap kali penjualan tersebut, BW mengaku mendapatkan keuntungan bersih sekitar Rp1,5 juta ,”Ujarnya@Jajang.

Komentar

News Feed