oleh

Capaja AAL Angkatan ke-66 Ikuti Test Psikologi Pantauan Brevet TNI-AL

SURABAYA – Sebanyak 99 Calon Perwira Remaja (Capaja) Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-66 melaksanakan test Psikologi Pantauan Brevet, yang diselenggarakan oleh Tim Psikologi dari Dinas Psikologi TNI Angkatan Laut (Dispsi AL), bertempat di kelas Gabungan 1 dan 2, Gedung Mandalika, Ksatrian AAL Bumimoro, Surabaya, Senin (05/07/2021).

Tim psikologi Dispsial yang dibawah pimpinan Kepala Sub Dinas (Kasubdis) Psitera-Dispsial Kol. Laut (KH). Ari Yudha Kartika M.Psi. memberikan materi uji psikologi yang didahului dengan pengarahan tentang mekanisme pelaksanaan tes psikologi pantauan Brivet TNI AL.

Kegiatan ini dilaksanakan, setelah Capaja Angkatan ke-66 menerima sosialisasi dari personel satuan-satuan pasukan khusus di TNI-AL yang telah dilaksanakan sepekan sebelumnya di Akademi Angkatan Laut. Adapun Pasukan Khusus yang ada di TNI-AL terdiri dari Penerbang, Kopaska, Taifib, Juru Selam dan Awak Kapal Selam.

Menurut Kepala Subdis Psitera-Dispsial (Ari, sapaan akrab) ini mengatakan, tujuan diadakan pengambilan data psikologi pantauan Brevet Capaja Angkatan ke-66 ini adalah untuk mengetahui sejauh mana minat bakat dan potensi para Capaja AAL Angkatan ke-66 terhadap pendidikan brevet (Dikbrevet) yang ada di TNI-AL.

“Uji pantauan minat dan bakat ini akan melihat secara konprehensif dari berbagai macam aspek psikologinya, sehingga hasilnya nanti dapat diproyeksikan untuk mengawaki di berbagai macam Satuan kerja TNI-AL sesuai dengan minat dan pendidikan yang mereka lalui,” terang Ari.

Selain itu, sambung Ari, test psikologi ini juga bertujuan untuk memantau dengan cermat potensi yang ada dalam diri masing-masing Capaja Angkatan ke-66.

“Sehingga bisa maksimal dalam berkarya dan berkarier di kedinasan nantinya, khususnya pada pasukan khusus TNI-AL,” tegasnya.

Sebelum Test Psikologi Pantauan Brevet TNI AL ini, Dua pekan sebelumnya Capaja AAL Angkatan ke-66 ini telah mengikuti berbagai pembekalan Brivet TNI-AL. Dengan pembekalan ini, Ari berharap, peserta memiliki pengetahuan dan informasi yang cukup.

“Sehingga bisa memilih dan memutuskan, mana yang cocok untuk dipilih dan berkarir, dalam rangka mengabdi kepada TNI-AL/ TNI, bangsa dan negara,” harapnya.

Untuk itu, Ari mengatakan, peserta mendapatkan pembekalan Brivet Penerbang dari Puspenerbal, Brivet Kopaksa dari Puskopaska, Brivet Penyelam dari Dislambair Koarmada ll, Brivet Taifib dan Denjaka dari Yontaifib dan Denjaka, dan Brivet Kapal Selam dari Satuan Kapal Selam Koarmada ll.

@Red

Komentar

News Feed