KONAWE — Bupati H. Yusran Akbar turun langsung menyambangi warga terdampak banjir di Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, Rabu (13/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang hingga kini masih bertahan di tengah genangan air yang belum surut.
Dalam peninjauan itu, Bupati Konawe melihat langsung kondisi warga serta sejumlah wilayah yang masih terdampak banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Dua desa yang dilaporkan masih terendam banjir yakni Desa Dawi-Dawi dan Desa Langgonawe.
Genangan air terlihat masih menutupi akses jalan desa, halaman rumah warga, hingga area persawahan. Aktivitas masyarakat pun belum sepenuhnya berjalan normal. Sebagian warga terpaksa menggunakan perahu kecil untuk melintas, sementara lainnya memilih tetap bertahan di rumah dengan kondisi serba terbatas.
Kedatangan H. Yusran Akbar disambut warga yang sejak beberapa hari terakhir menghadapi kesulitan akibat banjir. Dalam kesempatan itu, ia berdialog langsung dengan masyarakat guna mendengarkan keluhan serta kebutuhan mendesak yang diperlukan warga terdampak.
“Pemerintah daerah akan terus memantau kondisi masyarakat dan memastikan bantuan bagi warga terdampak dapat tersalurkan dengan baik,” ujar H. Yusran Akbar saat berada di lokasi banjir.
Selain melakukan peninjauan, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan logistik berupa bahan makanan pokok dan kebutuhan darurat lainnya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat selama masa banjir berlangsung.
Di sejumlah titik, air tampak masih menggenangi rumah warga dengan ketinggian bervariasi. Beberapa warga terlihat memindahkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman untuk menghindari kerusakan akibat rendaman air.
Tidak hanya berdampak pada permukiman, banjir juga merendam lahan pertanian warga. Kondisi itu memunculkan kekhawatiran para petani terhadap potensi gagal panen apabila air tidak segera surut dalam waktu dekat.
Seorang warga Desa Langgonawe mengaku banjir kali ini cukup menghambat aktivitas masyarakat karena akses jalan sulit dilalui. Ia berharap pemerintah dapat menghadirkan solusi penanganan jangka panjang guna meminimalisasi banjir yang kerap terjadi saat musim penghujan.
Sementara itu, aparat pemerintah kecamatan bersama instansi terkait masih terus melakukan pemantauan debit air dan pendataan terhadap wilayah terdampak. Warga di Desa Dawi-Dawi dan Desa Langgonawe berharap kondisi segera membaik agar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sehari-hari dapat kembali berjalan normal.
Di tengah genangan yang belum surut, semangat kebersamaan warga masih terlihat. Gotong royong antarwarga menjadi kekuatan yang menjaga harapan tetap hidup, sembari menanti air perlahan kembali ke aliran semestinya.@Saimin.







