SLEMAN — Ratusan anggota Kelompok Jaga Warga dari berbagai padukuhan se-Kabupaten Sleman mengikuti Apel Besar Kelompok Jaga Warga yang digelar di halaman Mapolresta Sleman, Jumat (21/11). Kegiatan berlangsung khidmat dengan Bupati Sleman, H. Harda Kiswaya, S.E., M.Si. bertindak sebagai pimpinan apel.
Acara tersebut turut dihadiri Kapolresta Sleman, Kombes Pol. Edy Setyanto Erning Wibowo, SIK, MH, jajaran Forkopimda, para lurah, hingga perwakilan perangkat kalurahan. Dalam arahannya, Bupati Harda menegaskan peran penting Kelompok Jaga Warga sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketentraman masyarakat di tingkat paling bawah.
“Kelompok Jaga Warga memegang peran strategis dalam menjaga harmoni sosial. Sinergi antarwarga dan pemerintah menjadi kunci ketentraman wilayah,” tegasnya.
Bupati Sleman juga memberikan sejumlah pesan, antara lain memperkuat komunikasi antarwarga, meningkatkan koordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, menjaga netralitas di tahun politik, hingga mengantisipasi potensi kerawanan sosial dan keamanan.
Sementara itu, Kapolresta Sleman Kombes Pol. Edy Setyanto Erning Wibowo menegaskan bahwa Kelompok Jaga Warga merupakan mitra strategis Polri.
“Jaga Warga adalah mata dan telinga dalam menjaga keamanan lingkungan. Laporkan setiap potensi kerawanan agar bisa segera kami tindaklanjuti,” ujarnya. Ia juga mendorong anggota Jaga Warga untuk terus meningkatkan kemampuan deteksi dini serta mendukung pemberantasan kejahatan jalanan dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Sleman.
Apel kemudian ditutup dengan deklarasi komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Sleman, Polresta Sleman, dan seluruh Kelompok Jaga Warga untuk memperkuat solidaritas sosial dan menciptakan lingkungan yang lebih aman serta harmonis.
Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah daerah juga tengah mematangkan program peningkatan kapasitas Jaga Warga melalui pelatihan berbasis kawasan. Program ini dirancang agar anggota Jaga Warga memiliki pemahaman lebih komprehensif mengenai manajemen keamanan lingkungan, termasuk penanganan cepat terhadap isu sosial yang berpotensi meluas.
Di sisi lain, Polresta Sleman berencana memperluas penggunaan aplikasi pelaporan masyarakat yang dapat diakses langsung oleh Jaga Warga. Inovasi tersebut diharapkan dapat mempercepat respons terhadap berbagai situasi darurat sekaligus memperkuat pola kerja kolaboratif antara kepolisian, perangkat kalurahan, dan komunitas warga.@Tgk Zunet







