oleh

Bongkar Suap Azis Syamsuddin, KPK Panggil 6 Saksi

JAKARTAKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil enam saksi hari ini, 5 November 2021. Mereka dipanggil untuk mendalami dugaan suap penanganan perkara di Lampung Tengah yang menyeret mantan Ketua DPR Azis Syamsuddin.

“Pemeriksaan dilakukan di Polresta Bandar Lampung,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Jumat, 5 November 2021.

Sebanyak enam saksi yakni pegawai negeri sipil (PNS) Dinas Bina Marga Lampung Tengah Supranowo, mantan Kadis Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman, PNS Dinas Bina Marga Lampung Tengah Andri Kadarisman, dan Kasub bid Rekonstruksi BPBD Lampung Tengah Aan Riyanto.

KPK juga memanggil Direktur CV Tetayan Konsultan Dariyus Hartawan, dan aparatur sipil negara (ASN) Indra Erlangga. Mereka semua diharapkan hadir memberikan keterangan.

Azis Syamsuddin menjadi tersangka tunggal dalam kasus ini. Azis diduga mencoba menghubungi mantan Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju untuk menutup perkara yang menjerat Politikus Partai Golkar Aliza Gunado dan dirinya di KPK.

Robin meminta uang ke Azis untuk membantunya menutup perkara di KPK. Robin dibantu Pengacara Maskur Husain dalam melancarkan aksinya.

Robin diduga berkali-kali menemui Azis untuk menerima uang. Duit itu diberikan tiga kali. Uang yang diberikan yakni US$100 ribu, SGD17.600, dan SGD140.500.

Uang asing itu selalu ditukarkan Robin ke rupiah. Robin dan Maskur diduga telah menerima Rp3,1 miliar dari Azis. Kesepakatan awalnya, Azis harus memberikan Rp4 miliar untuk menutup kasus.

Atas tindakannya, Azis disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf  a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.@mi

Komentar

News Feed