POLRI

BNN Ubah Wajah Rehabilitasi, Fokus pada Pemulihan Total Penyintas Narkoba

0
×

BNN Ubah Wajah Rehabilitasi, Fokus pada Pemulihan Total Penyintas Narkoba

Sebarkan artikel ini
Suasana pelaksanaan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Bidang Kesehatan bagi Petugas Rehabilitasi BNN bertema "Optimalisasi Layanan Rehabilitasi Berkelanjutan" yang berlangsung di Jakarta, Senin (3/8/2026).

JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) terus memperkuat transformasi layanan rehabilitasi dengan meningkatkan kompetensi para petugas rehabilitasi dari seluruh Indonesia. Melalui pelatihan bertajukOptimalisasi Layanan Rehabilitasi Berkelanjutan” yang digelar pada 3–6 Agustus 2026, BNN menegaskan bahwa keberhasilan rehabilitasi tidak lagi diukur dari selesainya program, melainkan dari keberhasilan klien mempertahankan kepulihan dan kembali menjalani kehidupan yang produktif.

Pelatihan yang dibuka oleh Plt. Deputi Rehabilitasi BNN RI, dr. Amrita Devi, Sp.KJ., M.Si., menjadi momentum memperkuat paradigma baru rehabilitasi narkotika yang lebih komprehensif. Dalam konsep tersebut, rehabilitasi dipandang sebagai proses yang saling terhubung sejak seseorang pertama kali menerima layanan hingga mampu beradaptasi kembali di tengah keluarga, lingkungan sosial, dunia pendidikan, maupun dunia kerja.

550x300

Menurut dr. Amrita Devi, layanan rehabilitasi harus berorientasi pada pemulihan menyeluruh. Klien tidak hanya diharapkan lepas dari ketergantungan narkotika, tetapi juga mampu membangun kembali kualitas hidupnya, memperbaiki hubungan dengan keluarga, serta memiliki kemandirian untuk menjalani masa depan yang lebih baik.

Transformasi tersebut menuntut seluruh tenaga rehabilitasi, mulai dari dokter, psikolog, perawat, konselor, hingga asisten konselor, bekerja dalam satu sistem yang terintegrasi. Kolaborasi lintas profesi, pendampingan berkelanjutan, serta penguatan jejaring layanan menjadi fondasi penting agar proses pemulihan tidak terputus setelah klien menyelesaikan program rehabilitasi.

Selama empat hari pelatihan, peserta dibekali penguatan kompetensi teknis sekaligus penyamaan persepsi mengenai implementasi layanan rehabilitasi berkelanjutan. Bekal tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan di setiap unit rehabilitasi, sehingga semakin responsif terhadap kebutuhan klien dan mampu menekan risiko kekambuhan.

Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia ini, BNN kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan rehabilitasi yang profesional, terintegrasi, dan berkelanjutan sebagai bagian penting dari strategi nasional penanggulangan penyalahgunaan narkotika. Dengan petugas yang semakin kompeten, diharapkan semakin banyak penyintas penyalahgunaan narkotika yang mampu bangkit, pulih, dan kembali berkontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, serta bangsa.@Red

error: mediapolri.id