MEDIA POLRI – Di bawah rindangnya pepohonan Bumi Perkemahan Cibubur, semangat kebangsaan bergelora. Ratusan tenda berdiri tegak, menampung 1.200 pelajar dari 50 sekolah se-Jabodetabek yang mengikuti Kemah Kebangsaan Bersinar (Bersih dari Narkoba), Sabtu (25/10).
Kegiatan yang digagas Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional (BISON) ini tak sekadar kemah biasa. Selama tiga hari, para peserta ditempa nilai-nilai kebangsaan, gotong royong, dan kepemimpinan serta diberi bekal penting untuk melawan ancaman nyata yang mengintai masa depan mereka: narkoba.
Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, yang hadir langsung di lokasi, menegaskan bahwa generasi muda adalah garda depan dalam menyelamatkan bangsa dari bahaya narkotika.
“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tapi bentuk tekad dan komitmen bersama. Kalian adalah penjaga masa depan bangsa. Jangan biarkan narkoba merusak impian dan potensi kalian,” ujarnya tegas.
Suyudi juga mengingatkan bahwa modus penyebaran narkoba kini makin licik berwujud permen, minuman, hingga rokok elektrik.
“Sekali mencoba, bisa ketagihan. Dari situ, otak rusak, fisik hancur, bahkan nyawa bisa melayang,” pesannya penuh empati.
Sementara itu, Raffi Ahmad, yang hadir sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, membakar semangat pelajar dengan gaya khasnya.
“Kalian mau keren? Jadilah keren dengan prestasi, bukan dengan narkoba! Anak muda Indonesia itu harus berani bermimpi dan berkarya, bukan tersesat oleh godaan narkoba,” serunya disambut sorak peserta.
Kehadiran dua sosok inspiratif ini menjadi momen penting dalam menggaungkan kampanye Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba).
Kemah Kebangsaan Bersinar pun menjadi simbol persatuan antara semangat kebangsaan dan gerakan anti-narkoba meneguhkan cita-cita melahirkan generasi muda sehat, tangguh, dan berkarakter untuk Indonesia emas tanpa narkoba.@Red







