POLRI

BNN: Perjalanan Gelap Dewi Astutik, TKW Ponorogo yang Jadi Bos Narkoba di Kamboja

0
×

BNN: Perjalanan Gelap Dewi Astutik, TKW Ponorogo yang Jadi Bos Narkoba di Kamboja

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Suyudi Ario Seto, mengungkap bahwa keluarga Dewi Astutik tidak mengetahui aktivitas gelap yang dijalaninya. Bahkan sang suami sama sekali tak menyangka bahwa Dewi, yang dikenal dengan inisial PAR, terlibat dalam jaringan narkotika internasional di Kamboja.

Menurut Suyudi, Dewi awalnya berangkat ke Kamboja pada 2023 sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW). Namun, ia kemudian tertarik dengan praktik online scamming yang marak di negara tersebut karena dinilai cepat menghasilkan uang. Saat menjadi scammer, Dewi bertemu seorang warga negara Nigeria berinisial DON.

550x300

Pertemuan itulah yang menjerumuskannya ke dunia narkoba. DON berperan sebagai pengawas sekaligus mentor Dewi, hingga akhirnya ia masuk ke jaringan peredaran narkotika yang terafiliasi dengan kelompok asal Afrika. Dewi kemudian bertugas merekrut kurir narkoba untuk jaringan ini.

Pada awal 2024, Dewi aktif menjadi perekrut kurir narkoba. Ia akhirnya ditangkap di Sihanoukville, Kamboja, pada 2 Desember 2025. Komjen Suyudi menegaskan, Dewi merupakan aktor utama dalam jaringan perdagangan narkotika Asia-Afrika dan masuk daftar DPO Korea Selatan. Ia juga terlibat dalam penyelundupan 2 ton sabu senilai sekitar Rp 5 triliun di Indonesia pada Mei 2025.

Kasus ini menyoroti bagaimana seseorang yang awalnya bekerja sebagai TKW di luar negeri bisa terseret ke jaringan kriminal internasional, hingga menjadi bagian penting dalam perdagangan narkotika berskala besar.@Red

error: mediapolri.id