PURWOKERTO — Upaya memperkokoh benteng pencegahan narkotika di jalur distribusi dan logistik terus digencarkan BNN Kabupaten Banyumas. Pada Kamis, 27 November 2025, Kepala BNNK Banyumas Kombes Pol. Iwan Irmawan, S.I.K., M.Si., melakukan koordinasi strategis dengan Ketua DPD Asperindo Banyumas, Mulyo Satoto, di Kantor Tiki Pusat Purwokerto.
Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB tersebut turut dihadiri Penggerak Swadaya Masyarakat M. Faisal Bisma, S.S., serta Ketua Tim Pemberantasan Gita Tri Ramdani, S.H. Agenda ini menjadi langkah awal penguatan sinergi lintas sektor untuk menghadang potensi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui jalur pengiriman barang.
Dalam pembahasan, kedua pihak menyepakati beberapa poin penting yang akan menjadi fondasi kerja sama, yakni:
- Rencana pembuatan PKS/MoU sebagai dasar formal kolaborasi P4GN.
- Penerapan deteksi dini melalui layanan PNBP berupa SKHPN bagi calon pegawai baru maupun pegawai yang memperpanjang kontrak di lingkungan Asperindo.
- Penyelenggaraan sosialisasi dan edukasi P4GN bagi seluruh karyawan serta keluarga besar Asperindo Banyumas.
Kombes Iwan Irmawan menegaskan bahwa sektor logistik merupakan salah satu simpul yang perlu mendapatkan perhatian khusus. “Kolaborasi seperti ini sangat krusial, karena jaringan narkotika kerap memanfaatkan celah dalam distribusi barang. Sinergi dengan Asperindo akan memperkuat pengawasan sekaligus meningkatkan kesadaran para pelaku usaha,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD Asperindo Banyumas, Mulyo Satoto, menyambut baik langkah BNNK Banyumas. Ia menyatakan komitmen penuh asosiasi dalam mendukung upaya pencegahan narkotika di wilayah Banyumas, terutama dengan memperketat prosedur internal perusahaan ekspedisi.
Koordinasi ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan dalam menjaga “urat nadi distribusi” daerah dari ancaman narkotika, sekaligus memperluas jangkauan program P4GN ke sektor-sektor vital yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.@Tgk Zunet







