POLRI

BNN Banyumas Perkuat Peran Wali Murid, Tutup Celah Bandar Narkoba Incar Pelajar

0
×

BNN Banyumas Perkuat Peran Wali Murid, Tutup Celah Bandar Narkoba Incar Pelajar

Sebarkan artikel ini
Kepala BNN Kabupaten Banyumas Kombes Pol. Iwan Irmawan, S.I.K., M.Si., memberikan penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada 165 wali murid SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto, Jumat (30/7/2026).

PURWOKERTO – Perang melawan narkoba tidak cukup hanya dilakukan aparat penegak hukum. Keluarga menjadi benteng pertama yang menentukan masa depan generasi muda. Berangkat dari semangat tersebut, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Banyumas menggelar Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada 165 wali murid SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto, kamis (30/7/2026).

Kegiatan yang merupakan rangkaian Pasca Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 itu menghadirkan Kepala BNN Kabupaten Banyumas, Kombes Pol. Iwan Irmawan, S.I.K., M.Si., sebagai narasumber.

550x300

Dalam paparannya, Kombes Pol. Iwan Irmawan menegaskan bahwa para bandar narkoba kini semakin masif menyasar kalangan remaja dengan berbagai modus, termasuk memanfaatkan media sosial dan platform digital. Karena itu, kewaspadaan orang tua menjadi faktor utama dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika.

“Orang tua tidak boleh lengah. Komunikasi yang intens, pengawasan yang bijak, serta penanaman nilai agama dan moral menjadi benteng paling kuat agar anak tidak menjadi korban maupun pelaku penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Selain mengulas jenis-jenis narkotika dan dampak buruknya terhadap kesehatan fisik, mental, hingga masa depan anak, BNN juga mengungkap pola peredaran narkoba yang terus berkembang dan menyasar pelajar dengan berbagai cara yang sulit dikenali.

Para wali murid diingatkan untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak, seperti menurunnya prestasi belajar, perubahan pergaulan, hingga kebiasaan yang tidak wajar. Jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba, orang tua diminta segera berkoordinasi dengan pihak sekolah maupun BNN agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Penyuluhan berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan disampaikan peserta, mulai dari cara mendeteksi tanda-tanda awal penyalahgunaan narkoba, membangun komunikasi yang efektif dengan remaja, hingga langkah yang harus dilakukan apabila anggota keluarga terpapar narkotika.

Melalui kegiatan ini, BNN Kabupaten Banyumas menegaskan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Sinergi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba.

BNN Kabupaten Banyumas berkomitmen untuk terus memperluas edukasi P4GN di berbagai lapisan masyarakat sebagai upaya mewujudkan Banyumas yang tangguh terhadap ancaman narkotika serta mendukung terwujudnya Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) menuju Indonesia Emas 2045.@Tgk Zunet

Kepala BNN Kabupaten Banyumas Kombes Pol. Iwan Irmawan, berdialog dengan para wali murid SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto dalam sesi tanya jawab pada kegiatan Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Jumat (30/7/2026).
error: mediapolri.id