oleh

Pelesetkan Do’a Buka Puasa Hingga Viral di Medsos, 4 Remaja Ahirnya Diciduk Polisi

MAKASSAR, Mediapolri.id – Seorang perempuan, IS, 16 harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran diduga telah melakukan penistaan agama. Dia ditangkap bersama tiga temannya oleh Satreskrim Polrestabes Makassar.

“Sudah kita amankan. Yang bersangkutan sementara masih diperiksa,” kata, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Agus Heru, di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 19 Mei 2020.

Keempat remaja itu ditangkap setelah adanya laporan yang masuk ke Polrestabes Makassar atas kasus dugaan dengan sengaja membuat video yang memelesetkan doa buka puasa hingga viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 11 detik itu perempuan itu merekam dirinya yang tengah berbaring. Dia melafazkan doa berbuka puasa namun mengubah beberapa bagian yang dinilai mengandung sarkasme atau ejekan.

“Dia bersama dengan tiga temannya. Kita masih memeriksa untuk mendalami motif mereka,” jelas Heru.

Setelah adanya laporan itu, tim Reskrim Polrestabes Makassar langsung melakukan penyelidikan terhadap akun yang membuat video itu dan hasilnya diketahui bahwa IS adalah orang yang berada di dalam video.

IS bersama tiga orang temannya kemudian diringkus oleh tim Reskrim di kediamannya di kawasan Jalan Kandea dan Jalan Tinumbu, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Senin malam, 18 Mei 2020.

Sebelum ditangkap IS juga telah meminta maaf kepada seluruh masyarakat melalui video yang diunggahnya. Dia mengaku tidak sadar bahwa video yang dibuatnya akan menjadi viral dan mendapat sorotan oleh netizen.

IS pun berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. “Saya meminta maaf kepada seluruh umat muslim di manapun berada. Saya janji tidak akan mengulangi kesalahan saya,” jelas IS dalam video tersebut.@mi

Komentar

News Feed