oleh

Bid Propam Polda Sulut Lakukan Pembinaan dan Pemulihan Profesi Polri

MINAHASA – Bidang Propam Polda Sulut melaksanakan kegiatan  Pembinaan dan Pemulihan Profesi Polri, bertempat di Pusat Kerohanian Shanti Bhuana Bukit Karmel, Tampusu Minahasa.(Jumat 5/8/2022).

Gelar kegiatan ini diawali dengan laporan oleh Kasubbid Paminal Propam Polda Sulut AKBP Alkat Karouw,S.Sos dan Ketua Panitia Kompol Fenti J. Kawulur yang juga adalah Kasubbid Provos Bid Propam Polda Sulut, dan dilanjutkan dengan Pembukaan Kegiatan Pembinaan dan Pemulihan Profesi Polri.

Waka Polda Sulut Brigjen Pol. Johnny Edison Isir, SIK, MTCP yang mewakili Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno, dalam sambutannya mengingatkan beberapa hal yang harus dilakukan dan dipatuhi sebagai anggota Polri.

“Dalam pelaksanaan tugas kita di lapangan, masih banyak terjadi komplain dan aduan dari masyarakat akibat masih adanya  beberapa anggota Polri yang telah melakukan pelangaran dalam tugasnya.
Pelanggaran ini  sementara ditindak oleh Propam karena sesuai dengan moto dari Propam yaitu menjadi Garda Terdepan Benteng Terakhir  Menjaga Citra Polri,” kata Waka Polda Sulut Brigjen Pol. Johnny Edison Isir, SIK, MTCP.

Adapun tujuannya lanjut Isir, adalah untuk memberikan didikan kepada anggota yang telah menjalankan sidang disiplin maupun kode etik, agar kedepannya anggota tersebut dapat berubah sikapnya.

“Untuk anggota yang sedang menjalankan sidang disiplin maupun kode etik, janganlah berputus asa, karena masih  ada kesempatan untuk memperbaiki diri,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Isir juga berpesan agar para peserta kegiatan Pembinaan dan Pemulihan Profesi Polri bisa berinteraksi dengan narasumber saat mengikuti kegiatan.
“ Saya berharap, agar para peserta kegiatan ini bisa membuka peluang komunikasi dengan nara sumber, supaya bisa memahami maksud dan tujuan digelarnya kegiatan ini. Silakan bertanya kalau ada yang tidak dipahami,”Ujar Jenderal Bintang Satu ini.
Kemudian Wakapolda Sulut juga menambahkan, bahwa aset terbesar Polri adalah personilnya, sehingga seluruh personil harus tahu hakikat identitas organisasi Polri,” Tandas wakapolda Sulut.

“Semua yang ada di depan saya adalah aset terbesar dari institusi Polri, termasuk khususnya Polda Sulut,  oleh karena itu kita berharap sebagai aset terbesar,  kita tahu hakikat identitas organisasi, yaitu polisi hadir untuk melindungi dan melayani serta mengayomi pada
masyarakat, begitu juga di dalam maknanya,  rekan-rekan bisa memahami bukan sekedar tahu, dan bukan sekadar mengerti tapi semua ini harus memahami betul sehingga dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab kita sebagai Polri, agar kedepannya lagi Polri lebih baiklagi dimata masyarakat,”Tutup
Waka Polda Sulut.

Kegiatan ini dihadiri oleh Irwasda Polda Sulut, Kombes Pol. Tedjo Dwikora, SH, Karo Ops Polda Sulut, Kombes Pol.  R. W. Wirawan, Karo SDM Polda Sulut, Kombes Pol. Riyadi Nugroho, S.IK, Kepala SPN  Polda Sulut, Kombes Pol. Sucahyo Hadi, S.IK, MH,  Dansat Brimob Polda Sulut, Kombes Pol. Brury Soekotjo A P. S.IK, Dir Lantas Polda Sulut., Kombes Pol. Roberto Pardede, S.IK, MIK, Kabid Propam Polda Sulut, Kombes Pol. Marlien Tawas, SH MH, Dir Pol. Air Polda Sulut, Kombes Pol. Kukuh Prabowo, S.IK MH, Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol. Jules. A.Abast S.IK, Kabid Keu Polda Sulut
Dra. Titiek Wahjuningsih, MH,  Dir Tahti AKBP Nanang A.A.Nuhgroho,S.IK, Kepala Rumkit, Dr.M.Faizal Zulkarnain Sp.Kf.Mh.Kes, Wadir Krimsus Polda Sulut, Kapolres Minahasa AKBP Tommy Bambang Souissa, S.IK, Wakapolres Minahasa, Kompol Yindar Sapangallo, S.Sos,  PJU Polres Minahasa,bersama para peserta pembinaan Dan Pemulihan Profesi Polri.

Kegiatan selesai pada pukul Pukul 10.15 wita dan dilanjutkan dengan acara pembinaan, bagi yang beragama Kristen bertempat di Pusat Kerohanian Shanti Bhuana, dan yang Bergama Islam bertempat di Mesjid Kampung Jawa minahasa.

(Jhonson Waluyan).

Komentar

News Feed