oleh

Bersihkan Dari Narkoba, Polres Sukabumi Kota Kembali Ringkus Pemuda Berikut Ratusan Butir Obat Berbahaya

SUKABUMI – Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota kembali meringkus Pemuda “Y” (21) terduga pengedar obat berbahaya, di depan warung milik warga, di jalan Puncak Kalong, Desa Curugluhur, Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi, pada Senin (05/04/2021) malam.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni melalui Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota AKP MA’ruf Murdianto mengungkapkan, bahwa penangkapan terhadap Pelaku “Y”, setelah sebelumnya unit Patroli Polsek Baros Polres Sukabumi Kota berhasil mengamankan Pelaku berinisial “A” atas kepemilikan 1 butir obat jenis Tramadol di depan Terminal Baros, Jalan Lingkar Selatan Baros Kota Sukabumi, pada Minggu (04/04/2021) malam.

“Setelah lakukan pemeriksaan terhadap A, akhirnya kami mengembangkan kasus penyalahgunaan obat-obatan berbahaya tersebut dan berhasil menangkap Y berikut Barang bukti ratusan butir obat berbahaya tanpa izin edar, di Sagaranten Kabupaten Sukabumi,” beber AKP MA’ruf Murdianto.

AKP Ma’ruf juga menegaskan, bahwa pihaknya akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut untuk memutus dan mencegah peredaran obat-obatan berbahaya di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

“Sesuai dengan atensi pimpinan, kami akan terus konsisten melakukan pengembangan tindakan tegas terhadap kasus penyalahgunaan obat-obatan berbahaya tanpa izin edar ini, sehingga bisa memutus dan mencegah peredarannya di wilayah,” tegas Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota.

Dari tangan Pelaku “Y”, Polisi berhasil menyita dan mengamankan sejumlah Barang Bukti berupa ratusan butir obat-obatan berbahaya tanpa izin edar.

Barang berbahaya tersebut antara lain 417 (Empat Ratus Tujuh Belas) butir obat jenis Tramadol HCI, 22 (Dua Puluh Dua) butir obat jenis Hexymer, 1 (Satu) unit telepon seluler, sebuah tas selempang dan uang hasil penjualan obat sebesar Rp 70 Ribu.

Hingga saat ini, Pelaku “Y” masih diamankan di Mapolres Sukabumi Kota guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut..

Pelaku terancam Pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) Subsider Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2), Undang-undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.@DMauLa

Komentar

News Feed