Segenap Jajaran Redaksi mediapolri.id Mengucapkan Marhaban ya Ramadhan 1447 H
Marhaban ya Ramadhan 1447 H. Semoga bulan suci ini membawa keberkahan dan ampunan untuk kita semua. Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 2026. Semoga setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya. Ramadhan Mubarak. Semoga hati kita dipenuhi kedamaian dan keikhlasan. Ramadhan Kareem. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan rezeki yang berkah. Ya Allah, pertemukan kami dengan Ramadhan yang penuh ampunan dan jauhkan dari segala keburukan. Semoga setiap doa yang terucap di bulan Ramadhan 2026 diijabah oleh Allah SWT. Jadikan Ramadhan tahun ini sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat iman. Semoga kita diberi kesehatan dan kekuatan menjalankan ibadah puasa hingga akhir. Ramadhan adalah bulan penuh rahmat, semoga kita termasuk hamba yang mendapatkannya. Selamat menyambut bulan suci Ramadhan 2026, semoga hidup kita semakin berka Marhaban ya Ramadhan 1447 H. Semoga bulan suci ini membawa keberkahan dan ampunan untuk kita semua. Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 2026. Semoga setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya. Ramadhan Mubarak. Semoga hati kita dipenuhi kedamaian dan keikhlasan. Ramadhan Kareem. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan rezeki yang berkah. Ya Allah, pertemukan kami dengan Ramadhan yang penuh ampunan dan jauhkan dari segala keburukan. Semoga setiap doa yang terucap di bulan Ramadhan 2026 diijabah oleh Allah SWT. Jadikan Ramadhan tahun ini sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat iman. Semoga kita diberi kesehatan dan kekuatan menjalankan ibadah puasa hingga akhir. Ramadhan adalah bulan penuh rahmat, semoga kita termasuk hamba yang mendapatkannya. Selamat menyambut bulan suci Ramadhan 2026, semoga hidup kita semakin berkah. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 2026. Semoga tetap produktif dan penuh semangat. Semoga bulan suci ini membawa kedamaian dan keberkahan dalam setiap langkah kerja kita. Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan integritas dan kebersamaan tim. Semoga seluruh rekan kerja diberikan kesehatan dan kelancaran dalam beraktivitas selama puasa. Selamat Ramadhan 1447 H, semoga kesuksesan dan keberkahan menyertai kita semua.
POLRI

Benteng dari Ruang Kelas: BNN dan Kemendikdasmen Resmikan Kurikulum Anti Narkoba Tanpa Tambah Mapel

0
×

Benteng dari Ruang Kelas: BNN dan Kemendikdasmen Resmikan Kurikulum Anti Narkoba Tanpa Tambah Mapel

Sebarkan artikel ini

SURABAYA — Upaya melindungi generasi muda dari ancaman narkoba kini memasuki babak baru. Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN), Kamis (12/2), di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Jawa Timur.

Program ini menjadi bagian dari penguatan Aksi Nasional Anti Narkotika “Anak Bersih Narkoba” (ANANDA BERSINAR), dengan pendekatan strategis melalui dunia pendidikan. Sebanyak 650 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah pusat dan daerah, satuan pendidikan, hingga pemangku kepentingan turut menghadiri peluncuran tersebut.

550x300

Berbeda dari kebijakan kurikulum pada umumnya, IKAN tidak menambah mata pelajaran baru. Materi anti narkoba diintegrasikan secara sistematis ke dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Dengan demikian, pesan pencegahan dapat hadir secara kontekstual dalam proses belajar mengajar tanpa membebani struktur kurikulum yang ada.

Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa peluncuran ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret membangun ketahanan generasi bangsa.

“Ini bukan hanya seremonial biasa, tetapi sebagai bentuk manifestasi kerja kolektif kita semua bahwa negara telah membangun benteng intelektual dan moral bagi generasi penerus bangsa,” tegasnya.

Menurutnya, integrasi kurikulum anti narkoba merupakan strategi penting dalam membentuk kesadaran, sikap, dan daya tangkal generasi muda terhadap penyalahgunaan narkotika. Pencegahan sejak usia dini dinilai sebagai fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berkarakter.

Senada dengan itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, menyampaikan harapannya agar program ini mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat.

“Program ini kami harapkan dapat membangun generasi yang kuat dengan menciptakan lingkungan sekolah dan budaya hidup yang sehat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara Kemendikdasmen dan BNN merupakan langkah awal yang strategis untuk menghadirkan pendidikan bermutu sekaligus membentengi peserta didik dari ancaman narkoba.

Melalui IKAN, ruang kelas tak lagi hanya menjadi tempat transfer ilmu, tetapi juga ruang penanaman nilai, karakter, dan ketahanan diri. Sebab perang melawan narkoba bukan semata tugas aparat, melainkan tanggung jawab kolektif yang dimulai dari bangku sekolah.@Red

error: mediapolri.id