oleh

Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, Begini Cara Polri Antisipasi Pelanggaran Anggota

JAKARTA – Polri terus berupaya mengantisipasi pelanggaran anggota. Pelanggaran itu menimbulkan citra negatif di tubuh Polri yang membuat kepercayaan masyarakat menurun.

“Prinsipnya Polri harus bekerja sesuai dengan tupoksinya ya,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi, Jumat, 14 Januari 2022.

Ramadhan mengatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tidak pernah membiarkan anggotanya melakukan pelanggaran, penyimpangan, atau tindak pidana. Pelaku dipastikan ditindak tegas.

Kemudian, dia menegaskan perbuatan tercela anggota bukan standar operasional prosedur (SOP) Polri. Sehingga, anggota yang melanggar aturan disebut oknum.

“Kalau itu akibat dari sistem maka sistemnya harus kita benahi, tapi kalau kita melihat ada perbuatan anggota baik itu pelanggaran disiplin, pelanggaran tidak pidana atau kode etik, kita akan tegas melakukan tindakan,” ungkap Ramadhan.

Ramadhan mengatakan upaya meminimalisasi pelanggaran anggota terus dilakukan. Seperti melakukan pembinaan dan mengingatkan tidak melakukan pelanggaran saat apel dan rapat oleh pimpinan.

“Jadi, setiap pimpinan Polri harus melaksanakan pengawasan melekat (waskat) terhadap bawahannya. Sehingga, ini merupakan upaya-upaya juga bagi Polri untuk menghindari perbuatan-perbuatan yang tentunya merugikan masyarakat maupun institusi Polri itu sendiri,” ucap Ramadhan.

Anggota Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bogor berinisial Aipda AS diperiksa Propam Polda Jawa Barat karena mengabaikan laporan seorang supir ojek online (ojol). Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial karena pelapor merasa tidak dilayani oleh pihak kepolisian.

Kasus berawal saat terjadi aksi pencurian yang menimpa ojol dengan modus penipuan di wilayah Cipenjo, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor pada Minggu, 9 Januari 2022, dan telah dilaporkan ke Polsek Cileungsi Polres Bogor. Saat itu korban CH yang melapor terjadi kesalahpahaman dengan petugas yang menerima laporan.

Peristiwa ini viral di media sosial usai akun Instagram @marinadks mengunggah cerita dugaan pemukulan oleh oknum polisi terhadap seorang sopir ojol. Dalam unggahan itu disebutkan driver ojol dipukul pada bagian dada lantaran protes laporannya tidak ditanggapi.@mi

Komentar

News Feed