Jayawijaya – Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri) Komjen Pol. Dr. Muhammad Fadil Imran, M.Si., mengunjungi Pusat Olah Seni (POS) di Distrik Wesaput, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa (14/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Astamaops Kapolri menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah sekaligus memberikan motivasi kepada anak-anak Papua agar terus belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri.
Kunjungan kerja diawali dari Bandara Wamena sebelum rombongan menuju Pusat Olah Seni yang berada di kediaman Ipda John Stenly Rewang. Astamaops Kapolri didampingi Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, Kapolda Papua Tengah Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, Karobinops Stamaops Polri Brigjen Pol. Auliansyah Lubis, Penata Kebijakan Kapolri Utama Tk. II Stamaops Polri Brigjen Pol. Tri Atmodjo Marawasianto, beserta jajaran lainnya.
Kedatangan rombongan disambut tarian adat yang dibawakan anak-anak binaan Pusat Olah Seni, dilanjutkan penampilan siswa SD Inpres Wesaput dan SMP Walelagama. Suasana penuh semangat tersebut mencerminkan antusiasme generasi muda Papua dalam melestarikan budaya sekaligus mengembangkan kreativitas melalui wadah pembinaan yang telah dibangun.
Pada kesempatan itu, Komjen Pol. Muhammad Fadil Imran menyerahkan perlengkapan sekolah kepada para siswa sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan. Ia juga memberikan bingkisan kepada Ipda John Stenly Rewang sebagai apresiasi atas dedikasinya menghadirkan Pusat Olah Seni sebagai ruang pembinaan karakter dan kreativitas anak-anak Papua.
Kepala SD Inpres Wesaput mengaku bangga dan bersyukur atas perhatian yang diberikan Polri. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi besar bagi para guru maupun siswa untuk terus belajar dan mengejar cita-cita.
Dalam sambutannya, Astamaops Kapolri menegaskan bahwa pendidikan dan pembinaan karakter merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Papua. Menurutnya, anak-anak Papua memiliki semangat, bakat, dan harapan besar yang harus didukung melalui ruang-ruang positif seperti Pusat Olah Seni.
“Pusat Olah Seni ini bukan hanya menjadi tempat mengembangkan kemampuan seni, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan rasa percaya diri anak-anak sebagai bekal membangun Papua di masa depan,” ujar Komjen Pol. Muhammad Fadil Imran.
Senada dengan itu, Kaops Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Faizal Ramadhani berharap dukungan yang diberikan mampu menjadi penyemangat bagi anak-anak Papua untuk terus mengembangkan bakat, meningkatkan kualitas pendidikan, serta membangun masa depan yang lebih baik.
Kegiatan ditutup dengan peninjauan fasilitas Pusat Olah Seni dan sesi foto bersama para siswa, tenaga pendidik, serta seluruh tamu undangan. Kunjungan ini menegaskan komitmen Polri untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung pendidikan, pembinaan generasi muda, serta pengembangan ruang-ruang kreativitas di Papua Pegunungan.@Red








