Apin BK, Bos Juga di Online di Medan Segera Disidang

MEDAN – Bos judi online Apin BK bersama 15 tersangka lainnya segera disidang. Berkas perkara ke-16 tersangka itu telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatra Utara (Sumut).

“Penyidik Dit Reskrimsus Polda Sumut secepatnya akan melakukan pengiriman 16 tersangka serta barang bukti (P-22) ke pihak Kejaksaan,” kata Kapolda Sumut, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak, dalam keterangan tertulis, Kamis, 1 Desember 2022.

Apin BK ditangkap di Malaysia setelah dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan menjadi buron internasional. Apin BK adalah bos judi online yang beralamat di Komplek Cemara Asri.

Komplek Cemara Asri itu telah digrebek beberapa waktu lalu. Polisi menyita aset Apin BK dengan mencapai Rp158 miliar. Terdiri dari 26 aset rumah atau rumah toko (ruko), 21 unit jetski, 2 unit speedboad, 1 kapal dan 3 aset tanah dari Kabupaten Samosir. Aset-aset itu telah dijadikan barang bukti.

” Aset-aset yang disita ini merupakan hasil tindak pidana TPPU dari bisnis judi online yang dikelola tersangka Apin BK,” ujar Panca.

Nama Apin BK sempat muncul dalam grafik Konsorsium 303 yang beredar di media sosial. Dalam grafik Konsorsium itu juga terdapat sejumlah nama perwira tinggi (pati) Polri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pihaknya akan mengusut tuntas Konsorsium 303 judi online tersebut.@mi

Komentar