JEMBRANA – Polres Jembrana menggelar Apel Konsolidasi Operasi Lilin Agung 2025 di halaman Gedung Auditorium Pemerintah Kabupaten Jembrana, Selasa (6/1/2026) pagi. Apel konsolidasi ini dipimpin langsung Kapolres Jembrana Kadek Citra Dewi Suparwati, sebagai bentuk evaluasi akhir sekaligus penguatan soliditas personel pascapelaksanaan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Apel konsolidasi tersebut diikuti oleh 129 personel Polres Jembrana yang terlibat dalam Operasi Lilin Agung 2025. Dalam amanatnya, Kapolres Jembrana menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel atas dedikasi, loyalitas, serta profesionalisme dalam melaksanakan tugas pengamanan.
“Secara umum, pelaksanaan Operasi Lilin Agung 2025 di wilayah Kabupaten Jembrana berjalan aman, tertib, dan kondusif. Hal ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh personel di lapangan,” ujar AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati.
Kapolres menjelaskan, selama operasi berlangsung, pengamanan dilakukan secara menyeluruh terhadap berbagai objek vital, meliputi gereja, pusat-pusat keramaian, jalur transportasi utama, hingga kawasan wisata. Seluruh rangkaian ibadah Natal berlangsung dengan khidmat dan aman berkat pengamanan yang humanis, sementara perayaan Tahun Baru dapat berjalan tertib meskipun terjadi peningkatan mobilitas masyarakat.
Pada aspek lalu lintas, arus kendaraan di jalur Denpasar–Gilimanuk terpantau relatif lancar dan terkendali. Kondisi tersebut didukung oleh penerapan rekayasa lalu lintas yang tepat dan terukur, serta pengawasan intensif oleh personel di lapangan.
Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi, Kapolres Jembrana mengungkapkan bahwa jumlah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Operasi Lilin Agung 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Selama periode operasi, tidak ditemukan gangguan menonjol maupun kejadian bencana yang berdampak signifikan.
“Stabilitas keamanan dapat terjaga dengan baik. Ini menunjukkan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Dalam bidang lalu lintas, meskipun terdapat peningkatan jumlah kecelakaan, termasuk korban meninggal dunia, kejadian tersebut tidak termasuk dalam target operasi. Kerugian materiil justru mengalami penurunan, seiring dengan peningkatan penindakan pelanggaran lalu lintas melalui penerapan ETLE statis serta pemberian teguran sebagai bentuk penegakan hukum yang humanis dan edukatif. Selain itu, peningkatan arus keluar-masuk Bali melalui wilayah Jembrana serta optimalisasi penggunaan aplikasi SOT Presisi turut mendukung kelancaran pelaksanaan tugas operasional.
Mengakhiri amanatnya, Kapolres Jembrana menekankan kepada seluruh personel agar tetap menjaga kewaspadaan pascapelaksanaan operasi, melakukan evaluasi internal secara berkelanjutan, memperkuat koordinasi lintas instansi, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Soliditas dan semangat kebersamaan yang telah terbangun selama Operasi Lilin Agung 2025 harus terus dipertahankan sebagai modal utama dalam menghadapi tantangan tugas ke depan,” pungkas Kapolres Jembrana.@Agus







