DELI SERDANG – Di tengah tradisi serah terima jabatan yang biasanya berlangsung khidmat, suasana berbeda justru terjadi dalam acara pisah sambut Kapolsek Beringin, Polresta Deli Serdang, Jumat (26/6/2026). Acara yang diawali dengan penuh kehangatan itu berakhir dengan linangan air mata, ketika Ketua Bhayangkari tak mampu menahan haru saat menyampaikan pesan perpisahan.
Tangis yang pecah di hadapan seluruh tamu undangan membuat ruangan mendadak hening. Sejumlah Bhayangkari hingga personel Polsek Beringin ikut terisak dan menyeka air mata. Momen tersebut menjadi bukti eratnya hubungan kekeluargaan yang terjalin selama kepemimpinan Iptu Muhammad Hafiz Ansari, M.H.
Setelah hampir dua tahun memimpin Polsek Beringin, Iptu Hafiz resmi mengemban amanah baru sebagai Kasatresnarkoba Polres Humbang Hasundutan, Polda Sumatera Utara. Jabatan Kapolsek Beringin kini diteruskan oleh Iptu Briyan Jaya Ginting, S.H., M.H.
Dalam sambutan perpisahannya, Iptu Hafiz mengaku berat meninggalkan Polsek Beringin yang telah menjadi bagian dari perjalanan kariernya.
“Saya sebenarnya masih sangat betah bertugas di sini. Namun ini adalah amanah sekaligus promosi yang harus saya jalankan. Terima kasih atas loyalitas, kebersamaan, dan dukungan seluruh personel selama ini,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolsek yang baru, Iptu Briyan Jaya Ginting, mengaku sudah lama mengikuti berbagai aktivitas Polsek Beringin melalui media sosial dan pemberitaan.
Ia pun mengajak seluruh personel untuk mempertahankan prestasi serta budaya kerja yang telah dibangun.
Dengan gaya santai, Iptu Briyan bahkan menyelipkan candaan yang mengundang senyum para tamu.
“Menjaga lebih sulit daripada membangun. Saya berharap Polsek Beringin tetap sejuk sesuai namanya. Mungkin nanti kita tambahkan lentera supaya semakin terang dan tidak terasa seram,” ujarnya disambut gelak tawa.
Namun suasana ceria itu berubah seketika ketika Ketua Bhayangkari menyampaikan kesan dan pesan. Suara yang bergetar, beberapa kali terhenti, hingga akhirnya tangis tak terbendung membuat seluruh hadirin larut dalam suasana emosional.
Momen tersebut menjadi pengingat bahwa kepemimpinan di lingkungan Polri bukan hanya soal jabatan, tetapi juga tentang kedekatan, kebersamaan, dan ikatan kekeluargaan yang terbangun selama bertugas.
Pisah sambut yang dihadiri personel Polsek Beringin, Bhayangkari, kepala desa, tokoh masyarakat, dan unsur Forkopimcam itu pun menjadi lebih dari sekadar seremoni. Bagi banyak yang hadir, air mata di penghujung acara menjadi simbol penghormatan sekaligus doa bagi pemimpin lama yang melanjutkan pengabdian di tempat baru dan harapan bagi pemimpin baru untuk meneruskan pengabdian kepada masyarakat.@Yan







