POLRI

Kampung Punjul Agung Usung Konsep “Cepat, Tepat, Inovatif” dengan Digitalisasi Desa

0
×

Kampung Punjul Agung Usung Konsep “Cepat, Tepat, Inovatif” dengan Digitalisasi Desa

Sebarkan artikel ini

WAY KANAN – Kampung Punjul Agung, yang berada di Kecamatan Buay Bahuga, Kabupaten Way Kanan, Lampung, kini bergerak maju dengan mengusung motto “Cepat, Tepat, Inovatif.” Dipimpin oleh Kepala Kampung Adi Pranoto, desa ini mulai memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Pada Jumat (22/8/2025) kemaren, Awak mediapolri.id berkunjung ke Kantor Kampung Punjul Agung. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Adi Pranoto bersama aparat kampung, yang dikenal dengan keramahannya dalam melayani masyarakat.

550x300

Dalam perbincangan, Adi Pranoto menjelaskan bahwa Kampung Punjul Agung resmi menerapkan sistem digital sejak 15 Juli 2025. Menurutnya, konsep Kampung Digital berarti mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) ke berbagai aspek kehidupan masyarakat desa, mulai dari pelayanan administrasi, penguatan UMKM, pengembangan pariwisata, hingga peningkatan kualitas hidup warga.

“Tujuan utama kampung digital adalah menciptakan ekosistem berbasis teknologi agar masyarakat merasakan kemudahan akses internet, pelayanan pemerintahan yang lebih efisien, serta peluang ekonomi baru di dunia digital,” jelasnya.

Lebih lanjut, Adi Pranoto merinci beberapa pilar utama Kampung Digital Punjul Agung, di antaranya:

Infrastruktur Internet: Menyediakan jaringan internet yang stabil dan terjangkau sebagai fondasi utama.

Pemberdayaan UMKM: Mendorong pelaku usaha lokal untuk go digital melalui e-commerce dan media sosial.

Literasi Digital: Memberikan pelatihan agar warga lebih melek teknologi, mampu memasarkan produk, dan memahami keamanan siber.

Aplikasi Kampung Cerdas: Menghadirkan layanan berbasis aplikasi, mulai dari kesehatan, pengairan, hingga pertanian.

Pariwisata Digital: Mengoptimalkan teknologi dalam promosi dan pengelolaan destinasi wisata.

Manfaat dari penerapan Kampung Digital pun sudah mulai dirasakan, antara lain kemudahan layanan publik, penguatan ekonomi lokal, peningkatan pendapatan warga, serta berkurangnya kesenjangan digital antara desa dan kota.

“Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat teknologi. Dengan digitalisasi, pelayanan publik lebih cepat, ekonomi tumbuh, dan kualitas hidup meningkat,” pungkas Adi Pranoto.@Petrus Sumarsono

error: mediapolri.id