BANYUMAS – Bahaya narkoba ternyata sangat dekat dengan dunia kampus. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala BNN Kabupaten Banyumas, Kombes Pol. Iwan Irmawan, S.I.K., M.Si, saat memberikan edukasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman, Sabtu (16/8/2025).
Acara yang diikuti 547 mahasiswa baru ini berlangsung hangat. Iwan Irmawan mengingatkan bahwa Kabupaten Banyumas kini berada di peringkat 3 besar daerah rawan peredaran narkoba dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Fakta ini membuat mahasiswa perlu lebih waspada sejak dini.
“Mahasiswa harus berani berkata tidak pada narkoba. Ingat, sekali coba bisa hancurkan masa depan,” tegas Iwan di hadapan ratusan mahasiswa.
Senada dengan itu, Rizky Hastono, S.H., M.H., Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda BNN, menambahkan bahwa kampus sering dijadikan target peredaran narkoba karena banyaknya anak muda yang sedang mencari jati diri. “Justru di sinilah pentingnya ketahanan diri, supaya tidak mudah tergoda rayuan dan ajakan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Melalui edukasi ini, mahasiswa baru diharapkan bukan hanya mengenal bahaya narkoba, tetapi juga menjadi agen perubahan dengan menularkan semangat anti narkoba di lingkungan kampus maupun masyarakat.
BNN menegaskan, langkah pencegahan dari kalangan muda adalah benteng utama untuk menyelamatkan generasi bangsa dari jerat narkoba.@Tgk Zunet







