Nasional

Di Konfirmasi Terkait Kawasan Objek Wisata Green Talao Park Ulakan Yang Mati, Kadisparpora Tidak Jawab Telfonnya

8
×

Di Konfirmasi Terkait Kawasan Objek Wisata Green Talao Park Ulakan Yang Mati, Kadisparpora Tidak Jawab Telfonnya

Sebarkan artikel ini

PARIAMAN – Setelah ramai dengan adanya pemberitaan terkait mati nya aktivitas salah satu kawasan objek wisata yang ada di Kab. Padang Pariaman yang bernama Green Talao Park yang berada di Nagari Ulakan Tapakis yang mana kondisi aktivitas nya saat ini mati dan tak berfungsi lagi sebagai objek kawasan wisata, Kadisparpora Kab. Padang Pariaman M. fadhly S. AP. MM sulit di hubungi, berkali kali nomornya coba di hubungi namun tidak ada jawaban dan kesan nya tidak terpengaruh dengan adanya pemberitaan yang saat ini sedang viral tersebut, padahal sebagai mana di ketahui bahwa objek wisata ini di bawah naungan dinas pariwisata bahkan Ia yang dulu mendatangkan Menteri Pariwisata Sandiaga Uno ke lokasi wisata tersebu saat Green Talao Park ini di nobatkan sebagai kawasan objek wisata yang masuk nominasi 50 desa wisata pada tahun lalu.

Sebagaiman di ketahui dari pantauan media ini di lokasi objek wisata Green Talao Park tersebut kini tidak ada aktivitas apa apa, kedai kedai dan saung yang ada di lokasi objek wisata tersebut lengang dan hampir semuanya tidak ada yang terawat dengan baik lagi dan lapuk bahkan ada yang ambruk, dan terlihat kotoran-kotoran kerbau di sana sini, dan juga jembatan treaking mangrove sepanjang 1500 meter yang dibangun dengan anggaran besar kini kondisinya juga hampir hancur dan lapuk.

550x300

Sementara itu masyarakat di sana mengatakan bahwa kondisi kawasan wisata Green Talao Park di biarkan seperti itu sudah sejak mulai hari raya Idul Fitri tahun lalu dibiarkan tidak terawat ujarnya, padahal dengan adanya tujuan objek wisata baru yang ada di daerah mereka itu, mereka berharap bisa meningkatkan pendapatan ekonomi bagi masyarakat sekitar namun kenyataan nya tidak sesuai yang mereka harapkan, entah apa penyebabnya hingga kawasan wisata tersebut di biarkan seperti itu tidak terurus padahal setahu media ini masyarakat sering di ajak seminar pelatihan pelatihan dihotel untuk mengikuti pelatihan dan pelayanan bagi wisatawan yang datang, namun fakta di lapangan objek wisata nya di biarkan mati tidak terurus namun demikian masyarakat masih berharap pemerintah daerah bisa kembali menghidupkan kawasan wisata tersebut dengan memberikan promosi promosi yang bisa mendatangkan wisatawan ke sana dimana ada juga makanan andalan masyarakat setempat yakni buah nipah.

 

@Tim Ajie

error: mediapolri.id