POLRI

Survei Litbang Kompas: Nilai Pelayanan Polri Naik, Profesionalisme Makin Diapresiasi Masyarakat

0
×

Survei Litbang Kompas: Nilai Pelayanan Polri Naik, Profesionalisme Makin Diapresiasi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan Polri menunjukkan tren positif. Hal itu tergambar dalam Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026 yang dilakukan Litbang Kompas, di mana nilai profesionalitas pelayanan Polri meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Hasil survei yang dipublikasikan pada Jumat (26/6/2026) mencatat rata-rata penilaian masyarakat terhadap pelayanan Polri naik dari 7,76 pada 2025 menjadi 8,37 pada 2026. Peningkatan tersebut mencerminkan semakin baiknya pengalaman masyarakat dalam mengakses berbagai layanan kepolisian.

550x300

Litbang Kompas mencatat sejumlah aspek pelayanan memperoleh apresiasi positif dari responden, di antaranya kemudahan mengakses layanan, penyelesaian laporan pengaduan, kualitas fasilitas pelayanan, hingga pelayanan yang dinilai semakin adil bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dalam survei tersebut, layanan administrasi kepolisian masih menjadi layanan yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat. Layanan STNK menempati posisi teratas dengan tingkat penggunaan 53,1 persen, disusul SIM (37 persen), SKCK (27,1 persen), surat kehilangan (23,1 persen), dan balik nama BPKB (14,7 persen).

Peningkatan penilaian tersebut dinilai sejalan dengan berbagai transformasi pelayanan yang terus dilakukan Polri, mulai dari penguatan SPKT Presisi sebagai pusat pelayanan terpadu, standardisasi pelayanan di seluruh satuan kewilayahan, pengembangan layanan digital, optimalisasi Call Center 110 selama 24 jam, hingga evaluasi pelayanan secara berkelanjutan.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Edison Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengatakan hasil survei tersebut menjadi motivasi sekaligus amanah bagi institusi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Hasil survei ini merupakan bentuk kepercayaan masyarakat yang harus kami jaga melalui kerja nyata. Polri akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan memperkuat profesionalisme personel, memperluas pemanfaatan teknologi, serta memastikan setiap inovasi pelayanan benar-benar memberikan manfaat yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, transformasi pelayanan akan terus dilanjutkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sistem pelayanan yang terintegrasi, serta penyempurnaan layanan digital agar masyarakat memperoleh pelayanan yang semakin cepat, mudah, transparan, dan memiliki kepastian.

Survei Litbang Kompas tersebut dilaksanakan pada 9–18 April 2026 dengan melibatkan 1.200 responden dan dipublikasikan melalui Harian Kompas pada 26 Juni 2026, memberikan gambaran bahwa upaya transformasi pelayanan Polri mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.@Red

error: mediapolri.id