KONAWE – Kondisi Jalan Poros Desa Asolu menuju Kecamatan Padangguni, Kabupaten Konawe, kian memprihatinkan. Ruas jalan yang menjadi akses utama masyarakat itu dipenuhi lubang besar dan genangan air hingga tampak bagaikan kubangan kerbau di tengah jalur penghubung antarwilayah.
Pantauan pada Jumat (29/5/2026), sejumlah titik jalan mengalami kerusakan cukup parah. Lapisan aspal yang sebelumnya mulus kini terkelupas dan menyisakan lubang menganga dengan kedalaman bervariasi.
Saat hujan turun, lubang-lubang tersebut tertutup air keruh sehingga pengendara kesulitan membedakan permukaan jalan yang aman untuk dilintasi.
Akibat kondisi itu, para pengguna jalan terpaksa memperlambat laju kendaraan. Pengendara roda dua terlihat ekstra hati-hati saat melintas, sementara kendaraan roda empat harus bergerak perlahan guna menghindari kerusakan kendaraan maupun risiko kecelakaan.
Bagi masyarakat sekitar, jalan poros Asolu–Padangguni merupakan urat nadi aktivitas warga. Jalur tersebut digunakan untuk akses pendidikan, perdagangan, hingga distribusi hasil pertanian. Namun kini, kondisi jalan lebih menyerupai lintasan berlumpur dibanding akses penghubung yang layak digunakan.
“Kalau hujan turun, lubangnya tidak kelihatan karena tertutup air. Sangat berbahaya, apalagi malam hari,” ujar salah seorang warga yang melintas di lokasi.
Warga menyebut kerusakan jalan sudah berlangsung cukup lama. Perbaikan yang pernah dilakukan sebelumnya dinilai belum maksimal karena hanya bersifat sementara. Akibatnya, saat diguyur hujan dengan intensitas tinggi, lapisan aspal kembali rusak dan genangan air semakin memperparah kondisi badan jalan.
Selain membahayakan keselamatan pengendara, kerusakan jalan juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Para sopir angkutan dan pengguna kendaraan mengaku harus mengeluarkan biaya tambahan akibat kendaraan yang kerap mengalami kerusakan setelah melewati jalur tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan serius dan menyeluruh agar akses Jalan Poros Desa Asolu menuju Kecamatan Padangguni kembali layak dilalui dan mampu menunjang aktivitas warga sehari-hari.@Saimin








