BANJARMASIN – Upaya penguatan sektor pertanian kembali mendapat dukungan dari kepolisian. Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Kalimantan Selatan menggelar sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) tanpa agunan tambahan bagi petani jagung, yang berlangsung di Aula Mathilda Polresta Banjarmasin, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan sektor perbankan dalam memperluas akses pembiayaan bagi petani, khususnya komoditas jagung yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan di Kalimantan Selatan.
Sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh Karo SDM Polda Kalsel, Kombes Pol Maulana Hamdan, didampingi jajaran Ro SDM Polda Kalsel serta dihadiri perwakilan perbankan Himbara, Dinas Pertanian kabupaten/kota, penyuluh pertanian, hingga kelompok tani dari berbagai wilayah.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Maulana Hamdan menegaskan bahwa program ini diharapkan mampu membuka ruang lebih luas bagi petani untuk mengembangkan usaha tanpa terbebani persyaratan agunan tambahan.
“Melalui KUR ini, petani dapat lebih leluasa mengembangkan lahan, membeli bibit unggul, hingga alat pertanian dengan skema bunga rendah dan tanpa jaminan tambahan,” ujarnya.
Kegiatan yang juga didukung Polresta Banjarmasin ini menghadirkan sesi dialog interaktif antara petani dan pihak perbankan. Para peserta terlihat antusias menggali informasi terkait mekanisme pengajuan hingga sistem pembayaran yang dinilai lebih fleksibel dan ramah petani.
Perwakilan perbankan Himbara turut menjelaskan berbagai skema pembiayaan yang dapat dimanfaatkan petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian di daerah.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan petani jagung di Kalimantan Selatan semakin mudah mengakses modal usaha, sehingga mampu meningkatkan hasil panen dan memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.@Red







