POLRI

Bupati Padang Pariaman Instruksikan Pembangunan Jembatan Darurat di Anduring Secepatnya

0
×

Bupati Padang Pariaman Instruksikan Pembangunan Jembatan Darurat di Anduring Secepatnya

Sebarkan artikel ini

Padang Pariaman — Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis meninjau langsung lokasi penyeberangan Sungai Batang Anai di Nagari Anduring, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, menyusul kejadian hanyutnya seorang lanjut usia yang berhasil menyelamatkan warga.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Penjabat Sekretaris Daerah Hendra Aswara, Ketua TP PKK Nita Azis, dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), serta Camat 2×11 Kayu Tanam.

550x300

Peninjauan dilakukan tak lama setelah Bupati kembali dari perjalanan dinas luar daerah. Ia menegaskan tidak ingin kejadian serupa terulang dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.

“Besok pengerjaan jembatan darurat harus sudah dimulai. Kami minta dukungan masyarakat agar pembangunan ini berjalan lancar,” ujar John Kenedy Azis di lokasi.

Ia juga melakukan pemeliharaan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan OPD terkait untuk segera menyelesaikan pembangunan jembatan darurat sebagai solusi sementara, agar aktivitas masyarakat yang bergantung pada jalur tersebut dapat kembali berjalan dengan aman.

Di hadapan perangkat nagari, mulai dari wali korong, wali nagari hingga camat, Bupati menekankan pentingnya pengawasan harian terhadap proses pembangunan. Ia meminta laporan perkembangan disampaikan secara rutin agar pengerjaan dapat diselesaikan secepat mungkin.

Sebelumnya, seorang lansia bernama Afrizal Yatim (70) melaporkan hanyut saat mencoba menjelajahi Sungai Batang Anai dengan berpegangan pada seutas tali. Di tengah arus sungai, korban terjatuh dan terseret.

Seorang pemuda setempat, Kadri Maiwansyah (25), kemudian nekat terjun ke sungai dan berhasil menyelamatkan korban. “Ambo lansuang tajun ka aie untuak manolong pak Afrizal nan hanyuik dan hampie tabanam,” ujar batang Kadri.

Atas aksi heroiknya, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memberikan penghargaan kepada Kadri. Pada kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan sebuah telepon seluler sebagai bentuk apresiasi.

Diketahui, lokasi penyeberangan tersebut sebelumnya memiliki jembatan penghubung antara Kayu Tanam dan Nagari Anduring. Namun, jembatan itu runtuh akibat banjir saat bencana hidrometeorologi pada November 2025.

Saat ini, pembangunan kembali jembatan permanen telah masuk dalam Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi (R3) pascabencana di Provinsi Sumatera Barat. Sambil menunggu realisasi program tersebut, pembangunan jembatan darurat menjadi solusi mendesak bagi kebutuhan masyarakat setempat.

Ajie. Kom

error: mediapolri.id