POLRI

Polres Lahat Kawal Aksi Warga Banjar Sari, Tuntut Kejelasan Izin PT BGG

0
×

Polres Lahat Kawal Aksi Warga Banjar Sari, Tuntut Kejelasan Izin PT BGG

Sebarkan artikel ini

LAHAT — Personel gabungan dari Polres Lahat bersama Polsek Merapi dan Polsek Kota Lahat melaksanakan pengawalan dan pengamanan aksi unjuk rasa masyarakat Desa Banjar Sari di halaman Pemerintah Daerah (Pemda) Lahat, Senin (20/4/2026).

Pengamanan dipimpin langsung oleh Kasat Samapta AKP Heri Irawan, S.E., M.M., didampingi Kapolsek Kota Lahat AKP Edy Surisno, S.H., serta Kapolsek Merapi Barat Iptu Candra Kirana, S.H., M.M. Sejak pagi hari, aparat telah bersiaga di sekitar lokasi guna memastikan aksi berjalan aman dan tertib.

550x300

Aksi yang diikuti sekitar 100 massa tersebut dikoordinatori oleh Narzel Anwar dengan penanggung jawab Herwinsyah. Para peserta membawa spanduk dan poster berisi tuntutan, di antaranya mempertanyakan kejelasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Bumi Gema Gempita (BGG), penghentian aktivitas perusahaan yang dinilai merugikan warga, serta permintaan pengukuran ulang secara transparan.

Kehadiran aparat kepolisian bertujuan memberikan rasa aman sekaligus menjaga situasi tetap kondusif. Petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi guna mencegah kemacetan, serta mengarahkan massa ke titik penyampaian aspirasi yang telah disepakati.

Dengan pendekatan humanis, aparat terus mengimbau peserta aksi untuk menyampaikan pendapat secara damai dan tidak melakukan tindakan anarkis. Koordinasi antara kepolisian, Satpol PP, dan instansi terkait pun berjalan baik sepanjang kegiatan berlangsung.

Dalam orasinya, perwakilan warga Desa Banjar Sari menegaskan harapan agar pemerintah daerah segera memberikan solusi konkret atas persoalan yang mereka hadapi. Meski jumlah massa cukup besar, situasi tetap terkendali berkat komunikasi yang efektif antara koordinator aksi dan pihak keamanan.

Menanggapi aksi tersebut, perwakilan Pemda Lahat menerima audiensi dengan sejumlah perwakilan massa. Dialog berlangsung di dalam kantor Pemda dengan pengawalan aparat, sebagai langkah membuka ruang komunikasi langsung agar aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti secara resmi.

Aksi unjuk rasa berakhir dengan tertib pada sore hari. Aparat tetap bersiaga hingga seluruh massa membubarkan diri dengan aman.@Red

error: mediapolri.id