POLRI

Ingin Jadi Polisi? Penerimaan Polri 2026 Dibuka, Simak Syarat dan Jadwalnya

0
×

Ingin Jadi Polisi? Penerimaan Polri 2026 Dibuka, Simak Syarat dan Jadwalnya

Sebarkan artikel ini

MEDIA POLRI – Penerimaan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka. Rekrutmen ini meliputi tiga jalur, yakni Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama Polri.

Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi penerimaan Polri, kemudian dilanjutkan dengan tahapan verifikasi berkas di tingkat daerah. Pendaftaran online sekaligus verifikasi dibuka mulai 9 Maret hingga 30 Maret 2026 melalui situs penerimaan.polri.go.id.

550x300

Salah satu jalur yang paling diminati dalam rekrutmen Polri adalah Taruna Akpol. Melalui jalur ini, lulusan pendidikan akan langsung menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda) setelah menyelesaikan pendidikan di Akademi Kepolisian.

Untuk dapat mengikuti seleksi Taruna Akpol, calon peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan umum. Di antaranya merupakan Warga Negara Indonesia, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dari institusi kesehatan.

Selain itu, calon peserta juga tidak pernah dipidana yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) serta memiliki kepribadian baik, jujur, dan berkelakuan tidak tercela.

Sementara untuk persyaratan khusus, peserta harus merupakan lulusan SMA/MA atau sederajat dengan nilai rata-rata minimal 75 bagi lulusan tahun 2021 hingga 2025. Bagi peserta yang masih duduk di kelas XII tahun 2026, nilai rapor rata-rata semester V minimal 80.

Usia pendaftar minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan pendidikan. Selain itu, tinggi badan minimal ditetapkan 165 cm untuk pria dan 163 cm untuk wanita dengan berat badan yang proporsional.

Calon Taruna dan Taruni Akpol juga diwajibkan belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama menjalani pendidikan. Peserta juga tidak diperkenankan memiliki tato maupun tindik pada bagian tubuh, kecuali karena alasan agama atau adat.

Selain memenuhi berbagai persyaratan tersebut, peserta diwajibkan membuat sejumlah surat pernyataan bermaterai, termasuk kesediaan ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia serta tidak mempercayai pihak yang menjanjikan kelulusan dalam proses seleksi.

Dalam ketentuan domisili, calon peserta harus berdomisili minimal dua tahun di wilayah Polda tempat mendaftar, yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga dan KTP. Jika belum memenuhi syarat tersebut, peserta dapat mendaftar sesuai dengan lokasi sekolah yang dibuktikan melalui riwayat rapor.

Adapun tahapan seleksi Taruna Akpol 2026 dimulai dari pendaftaran dan verifikasi pada 9–30 Maret 2026, dilanjutkan dengan berbagai tahapan seleksi seperti Rikmin awal, pemeriksaan kesehatan, tes psikologi, uji akademik, hingga uji kesamaptaan jasmani.

Sidang akhir tingkat daerah dijadwalkan pada 26 Juni 2026, kemudian dilanjutkan seleksi tingkat pusat pada 3–27 Juli 2026. Pendidikan Taruna Akpol sendiri direncanakan mulai 1 Agustus 2026.

Dengan dibukanya penerimaan Polri tahun ini, lulusan SMA yang memiliki cita-cita menjadi perwira Polri kini memiliki kesempatan untuk mengikuti seleksi dan menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian.@Tgk Zunet

error: mediapolri.id