BANJARMASIN – Kerukunan Keluarga Tabalong (KKT) menggelar acara buka puasa bersama yang dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Tabalong di Gedung Candra, Banjarmasin, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan warga Tabalong yang berada di perantauan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tabalong ke-9 H. M. Noor Rifani (H. Fani) menyampaikan bahwa ribuan warga Tabalong yang tinggal di Banjarmasin merupakan aset penting bagi pembangunan daerah. Menurutnya, lebih dari 3.000 perantau asal Tanjung yang menetap di ibu kota provinsi memiliki peran strategis sebagai penghubung informasi sekaligus potensi investasi bagi kampung halaman.
“Warga Tabalong di perantauan bukan sekadar angka, tetapi duta pembangunan yang membawa identitas daerah dan dapat memberikan kontribusi pemikiran untuk kemajuan Tabalong,” ujar H. Fani.
Dalam acara yang mengusung tema “Meningkatkan Semangat Pengabdian dan Karya Nyata Dalam Membangun Banua Saraba Kawa” tersebut, H. Fani juga mengajak masyarakat Tabalong untuk tetap memegang teguh nilai-nilai filosofi Kerajaan Tanjung Puri.
Ia menjelaskan tiga nilai utama yang menjadi karakter masyarakat Tabalong, yakni Kawa Baucap yang berarti berani menyampaikan pendapat serta jujur dalam berjanji, Kawa Manggawi yang menekankan pentingnya bekerja nyata, serta Kawa Manyandang yang mencerminkan ketabahan dan tanggung jawab dalam menghadapi tantangan.
Selain memperkuat kebersamaan warga perantauan, Pemkab Tabalong juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah, khususnya di bidang digitalisasi desa. Di antaranya pemasangan WiFi gratis di seluruh SD dan SMP yang telah mencapai 100 persen, pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) Smart di desa-desa, serta perluasan jaringan internet oleh Dinas Komunikasi dan Informatika yang telah melampaui target hingga 118 persen.
Menurut H. Fani, berbagai program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan seluruh masyarakat Tabalong merasakan manfaat pembangunan, termasuk akses teknologi informasi hingga ke pelosok desa.
Kegiatan buka puasa bersama berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Para tamu undangan mengikuti tausiyah singkat menjelang waktu berbuka, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan salat Maghrib berjamaah.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat Tabalong di perantauan semakin erat serta mampu bersama-sama mendukung pembangunan daerah ke depan.@Red







