BALANGAN – Komitmen Polri dalam melindungi kelompok rentan kembali ditegaskan. Kapolres Balangan, AKBP Dr. Yulianor Abdi, mengikuti kegiatan Zoom Meeting Launching Direktorat Reserse (Ditres) dan Satuan Reserse (Satres) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO), yang dirangkaikan dengan Bedah Buku “Strategi Polri dalam Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)”.
Kegiatan nasional tersebut menjadi tonggak penguatan langkah Polri dalam pencegahan dan penegakan hukum terhadap kejahatan TPPO yang kian kompleks, sekaligus mempertegas keberpihakan institusi terhadap perlindungan perempuan dan anak sebagai kelompok paling rentan.
Melalui peluncuran Ditres dan Satres PPA-PPO, Polri menargetkan penanganan perkara yang lebih profesional, terpadu, serta berorientasi pada pemulihan korban. Model penanganan ini diharapkan mampu memberikan rasa keadilan sekaligus perlindungan yang menyeluruh.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Balangan menegaskan kesiapan Polres Balangan untuk mendukung penuh kebijakan pimpinan Polri. Ia menyatakan jajaran Polres Balangan siap mengimplementasikan langkah strategis pemberantasan TPPO serta memperkuat sinergi lintas sektor dengan seluruh pemangku kepentingan terkait.
“Perdagangan orang adalah kejahatan serius yang merampas hak asasi manusia. Polres Balangan berkomitmen hadir di garda terdepan dalam pencegahan, penindakan, dan perlindungan korban,” tegas Kapolres, Rabu (21/01-2026) kemaren.
Sementara itu, kegiatan bedah buku menjadi ruang refleksi dan penguatan kapasitas personel. Melalui diskusi strategis tersebut, anggota Polri dibekali pemahaman mendalam terkait pola kejahatan TPPO, strategi penanganan, hingga pendekatan yang berperspektif korban.
Dengan kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Polri di wilayah hukum Polres Balangan semakin optimal dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Polri Presisi dalam menegakkan hukum serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.@Red








