POLRI

Keluarga Hebat Tanpa Narkoba: Kolaborasi BNN Banyumas dan Dharma Wanita Wujudkan Generasi Bersinar

0
×

Keluarga Hebat Tanpa Narkoba: Kolaborasi BNN Banyumas dan Dharma Wanita Wujudkan Generasi Bersinar

Sebarkan artikel ini

BANYUMAS – Dalam upaya memperkuat benteng pertama pencegahan narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Banyumas bersama Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan Pendidikan Keluarga Anti Narkoba, Selasa (11/11/2025) di Puskesmas Cilongok 1.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–13.00 WIB ini diikuti 25 keluarga, terdiri atas ayah, ibu, dan anak, dengan mengadopsi Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba program prioritas nasional BNN RI.

550x300

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banyumas, Sri Wahyu Pancaningsih Agus Nur Hadie, yang menekankan pentingnya peran keluarga sebagai garda terdepan dalam menjaga anak-anak dari pengaruh narkoba.

“Keluarga harus menjadi lingkungan pertama yang mampu menanamkan nilai, kasih sayang, dan pengawasan terhadap anak. Pencegahan narkoba dimulai dari rumah,” ujar Sri Wahyu dalam sambutannya.

Materi pertama dibawakan oleh Penyuluh Narkoba Ahli Pertama BNN Kabupaten Banyumas, Toni Riyamukti, S.H., M.H., yang menjelaskan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan pola peredarannya yang kini kian menyasar berbagai kalangan, termasuk remaja.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan tiga sesi intervensi ketahanan keluarga:

  1. Sesi Orang Tua, dipandu oleh Retno Dwiyanti, S.Psi., M.Si., Ph.D., dari Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Retno memaparkan pentingnya pola asuh positif dan komunikasi efektif antara orang tua dan anak sebagai benteng utama mencegah penyalahgunaan narkoba.
  2. Sesi Anak, berlangsung secara paralel, dipandu oleh Gisella Arnis Grafiyana, S.Psi., M.A. (Fakultas Psikologi UMP), dengan tema “Pengembangan Diri dan Potensi Positif untuk Tegas Menolak Narkoba”. Sesi ini interaktif dan menggugah kesadaran peserta muda agar berani berkata tidak terhadap narkoba.
  3. Sesi Keluarga, menjadi penutup kegiatan dengan berbagai aktivitas kolaboratif antara orang tua dan anak untuk memperkuat ikatan emosional dan komunikasi keluarga, sehingga tercipta lingkungan rumah yang tangguh dan harmonis.

Melalui kegiatan ini, BNN Banyumas berharap semangat War on Drugs for Humanity tidak hanya berhenti di tingkat kebijakan, tetapi benar-benar tumbuh dari kesadaran keluarga sebagai benteng pertama menghadapi ancaman narkoba.

“Keluarga adalah unit terkecil, tapi paling kuat dalam membangun Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar),” ujar Toni Riyamukti menutup sesi kegiatan.@Tgk Zunet

error: mediapolri.id