oleh

Kompol Selamat bersama Personil Cek TKP Penemuan Mayat Bayi

SIMALUNGUN – Warga Kampung Melayu Kelurahan Pematang Tanah Jawa Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Sumatera Utara.

Telah menemukan mayat bayi yang diperkirakan kurang lebih berusia dua hari. Menurut hasil keterangan yang di peroleh kru media ini dari Kapolres Simalungun AKBP. Nicolas Arifianto melalui Kasat Reskrim Rahmat Aribowo, SIK MH, membenarkan adanya laporan masyarakat tentang penemuan mayat bayi di Wilkum Polsekta Tanah Jawa.

“Ia benar, berdasarkan laporan yang diterima kanit intelijen Polsek Tanah Jawa, pada hari ini Kamis, 05 Agustus 2021 sekitar pukul, 10.42 wib. bahwasanya masyarakat melaporkan tentang adanya penemuan mayat bayi yg diduga di buang ke parit, dan saat ini pihak kita masih dalam melakukan proses penyelidikan.” Jelasnya.

Selanjutnya saat dikonfirmasi Kapolsek Tanah Jawa Kompol Selamat Manalu via phone / WhatsApp nya, kemudian Kapolsek Tanah Jawa merespon dan menanggapi.

“Informasi itu benar ada masyarakat kampung melayu menemukan mayat bayi di dalam parit yang di duga di buang oleh orang yang tidak bertanggung jawab, Setelah kita menerima informasi dari masyarakat.

Selanjutnya saya langsung memerintahkan Kanit intel Akp Masrianto, dan Kanit Reskrim Iptu JW. Saragih bersama dengan tim melakukan cek TKP, ke lokasi yang di informasikan oleh masyarakat tersebut. Dan kemudian Sesampainya di lokasi Kanit intelijen dan Kanit Reskrim bersama dengan tim kita. membenarkan bahwa kanit dan tim telah melihat ada mayat bayi didalam plastik kresek berwarna merah sedang mengapung di parit belakang rumahnya Junet Lubis warga kampung melayu.

Selanjutnya personil kita menghubungi Dr. Widya Saragih Kepala puskesmas Tanah Jawa supaya segera datang ke TKP, untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap bayi tersebut, hasilnya ditemukan plasenta bayi masih ada dan keadaan kulit melepuh.” Ungkapnya Kompol Selamat Manalu.

Ketika Kompol Selamat Manalu Kapolsek Tanah Jawa dipertanyakan terkait dengan asal penemuan bayi tersebut. Kemudian Manalu menjawab.

“Dugaan sementara bayi ini diduga di buang orang yang tidak bertanggung jawab ke bendar air yang mengalir setelah melahirkan. Dan kemudian pihak kita tidak ada menemukan barang bukti di TKP, walaupun demikian kita tetap sarankan untuk di otopsi supaya ada dasar kita untuk melakukan penyelidikan terhadap pelaku, dan mayat bayi tersebut sudah di bawa ke RS Umum Djasamen Saragih di kota Pematang Siantar guna untuk di otopsi.” Tutup nya mengakhiri percakapannya. (Bes)

Komentar

News Feed